Viral

Ayah Ini Jalan Kaki Bawa Pulang Jenazah Anaknya, Pihak Puskesmas Tega Tolak Berikan Ambulans

Warga yang iba kemudian menawarkan mobilnya untuk membawa jenazah karena melihat keluarga korban membopong korban dari puskesmas.

Ayah Ini Jalan Kaki Bawa Pulang Jenazah Anaknya, Pihak Puskesmas Tega Tolak Berikan Ambulans
IST
Ayah Ini Jalan Kaki Bawa Pulang Jenazah Anaknya, Pihak Puskesmas Tega Tolak Berikan Ambulans 

Bermodalkan sarung yang diikatkan pada sebilah bambu, warga menandu jenazah Indo Minding menuju Kampung Lenggo.

Selain jalan setapak yang sempit, warga juga harus menanju jenazah melewati jalan terjal berbatu dan dua sungai.

Jenazah Wanita Ini Harus Ditandu dalam Sarung Menempuh Perjalanan 15 Kilometer Akibat Jalan Rusak
Jenazah Wanita Ini Harus Ditandu dalam Sarung Menempuh Perjalanan 15 Kilometer Akibat Jalan Rusak (Kolase | Tangkap Layar Youtube/Indosiar & Tribun Timur/Edy Jawi)

Kendaraan roda dua yang mengikuti rombongan penandu jenazah pun tampak kesulitan melewatinya.

Setidaknya, butuh waktu dua jam untuk menandu jenazah dari Kecamatan Bulo ke lokasi pemakaman di Kampung Lenggo.

Mengutip Tribun Timur, keponakan Indo Minding, Juangsah, bercerita bahwa tantenya meninggal dunia di RS Wahidin Makassar pada Minggu (11/8/2019) malam.

 

Jenazahnya baru tiba di ibukota Kecamatan Bulo pada Senin (12/8/2019) pagi.

Dari sana, jenazah harus ditandu warga sejauh 15 Km ke Kampung Lenggo dengan berjalan kaki karena akses jalan yang sangat sulit.

"Itu sudah tidak bisa diakses ke Lenggo," ungkap Juangsah,

Juangsah juga mengatakan bahwa kondisi jalan ke kampungnya itu sudah berlangsung sangat lama.

Kondisi jalan ke kampung Lenggo akan menjadi lebih parah saat musim penghujan tiba.

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved