Pengakuan Mengejutkan Serli di Pengadilan Militer Palembang, dari Teman Cerita hingga Teman Tidur
Bukan hanya karena fakta soal hubungan badan keduanya, tapi juga karena kesaksian Serli jadi menguatkan tuduhan pembunuhan berencana oleh Prada DP.
Bukan hanya karena fakta soal hubungan badan keduanya, tapi juga karena kesaksian Serli jadi menguatkan tuduhan pembunuhan berencana oleh Prada DP.
TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Pengakuan Serli terungkap dalam sidang di Pengadilan Militer 1-04 Palembang.
Dalam sidang tuntutan Prada DP yang berlangsung kemarin, nama Serli kembali mencuat.
Seperti diketahui, Prada DP adalah terdakwa kasus pembunuhan dan mutilasi Vera Oktaria kasir Indomaret Palembang yang juga mantan kekasihnya.
Bukan hanya karena fakta mengejutkan soal hubungan badan keduanya, tapi juga karena kesaksian Serli jadi menguatkan tuduhan pembunuhan berencana.
Baca Juga
Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Vera Oktaria Tak Terima Pokoknya Hukuman Mati
Kondisi Ibu Vera Oktaria Setelah Prada DP Dapat Tuntutan Seumur Hidup, Pokoknya hukum mati
Terungkap Nama Asli Luna Maya, Tinggi Badan dan Kisah Masa Kecil yang Tak Pernah Diketahui Orang
Tiga Hari Lagi Luna Maya Dilamar? Menunggu Kejutan Ultah Ke-36 dari Pengusaha Malaysia
Buka-bukaan Data PPATK di Jambi, 5 Aliran Dana Diduga Terkait Terorisme, Siapa Pengirimnya?
Serli tak hanya jadi teman intim Prada DP, tapi juga tempat Prada DP bercerita.
Dari mulut Serli oditur mendapatkan kesaksian bahwa Prada DP sempat menyebut Vera Oktaria tak tahu terima kasih.
Ini jadi indikasi kuat bahwa Prada DP memang menaruh dendam dan merencanakan membunuh Vera Oktaria, si kasir Indomaret mantan kekasihnya.
Kesaksian Serli jadi satu dari 17 petunjuk yang dipaparkan oleh oditur militer.
Pada tanggal 4 Mei 2019 pukul 11.00 WIB oditur menyebutkan Prada DP tinggal di tempat kos lorong Banten 5 dan bertemu dengan Serli. Di sana ia empat kali berhubungan badan dengan Serli.
Bukan perkara hubungan badan itu yang menjadi indikasi kuat pembunuhan berencana. Dari Serli-lah oditur mendapatkan fakta bahwa Prada DP pernah bilang Vera tak tahu terimakasih.
Prada DP mengaku pada cerita pada Serli bahwa Vera Oktaria tak tahu terimakasih padahal sudah dibelikan ponsel 4 kali, dibayari sekolah dan sering dibawakan makanan.
Berikut petunjuk-petunjuk yang menjadikan indikasi kuat pembunuhan berencana menurut oditur yang dibacakan di persidangan.
"Benar selama berpacaran beberapa kali bertengkar, empat kali bahkan hanphone Vera dihancurkan," kata Oditur.