TERUNGKAP, Ini Pemicu Aksi Pembacokan dan Pengeroyokan Remaja di Jembatan Makalam

Dua remaja diamankan karena terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap satu orang di kawasan Jembatan Makalam, Kota Jambi.

TERUNGKAP, Ini Pemicu Aksi Pembacokan dan Pengeroyokan Remaja di Jembatan Makalam
Tribunjambi/Fadly
Dua anak di bawah umur karena terlibat aksi pengeroyokan di kawasan Jembatan Makalam. 

TERUNGKAP, Ini Pemicu Aksi Pembacokan dan Pengeroyokan Remaja di Jembatan Makalam

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Unit Reskrim Polsek Pasar mengamankan dua anak di bawah umur. Dua remaja tersebut diamankan karena terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap satu orang di kawasan Jembatan Makalam.

Kapolsek Pasar AKP Sandy Mutaqin mengatakan kedua pelaku tersebut yakni PA (14) dan FD (15) warga Jalan Batam Lorong Jahit Rt.08 Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

"Kedua pelaku kita amankan pada tanggal (13/8), kita amankan di rumah pelaku," jelasnya, Selasa (20/8).

Dari pengakuan pelaku PA (14) mengatakan bahwa permasalahan awal dirinya dan korban bermula dari Facebook yang mana korban mencari pelaku melalui Facebook.

"Jadi dia masang foto saya di Facebook dengan buat tulisan orang ini dicari, jadi saya merasa tidak senang dengan cara tersebut, setelah itu saya langsung cari keberadaan korban" ujar pelaku.

Baca: Bacok Temannya di Jembatan Makalam, Dua Remaja di Bawah Umur Ditangkap Polsek Pasar

Baca: Begini Jawaban Sekda Soal Sayembara Logo Kabupaten Merangin

Baca: Hampir Setahun, Pemenang Sayembara Logo Pemkab Merangin Tak Juga Diumumkan

Baca: Ditangkap di Kota Baru, Andi Akui dapat Sabu dan Ekstasi dari Pulau Pandan

Baca: Polda Jambi Operasi Jaran, Polisi Temukan Sabu di Kantong Celana Pemuda Sungai Gelam

Pengeroyokan terjadi pada hari Sabtu (11/8/2018) sekitar pukul 22.18 di Jembatan Makalam Jl.HMO Bafadhal Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

Korban mengalami dua luka tusuk di bagian punggung dan juga luka bacok di bagian kepala. Korban bernama Suras (17) warga Legok Danau Sipin, Kota Jambi.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 76C Jo pasal 80 UU RI No 35 thn 2014 tentang perubahan atas UU RI no. 23 thn 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved