Jual Sate Dari Daging Babi, Segini Vonis Hukuman yang Diterima Pasangan Suami Istri di Padang!

Pasangan suami istri penjual sate berbahan daging babi i divonis hukuman berbeda, pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Padang

Jual Sate Dari Daging Babi, Segini Vonis Hukuman yang Diterima Pasangan Suami Istri di Padang!
Kolase Tribun Medan
Ilustasi Sate Padang dan babi 

TRIBUNJAMBI.COM - Oknum pasangan suami istri penjual sate berbahan daging babi i divonis hukuman berbeda, pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Padang.

Humas PN Padang Gustiarso yang juga seorang hakim anggota mengatakan vonis untuk Bustomi lebih ringan dibanding sang istri.

Sebetulnya, vonis hakim lebih rendah dari ancaman hukuman untuk mereka semula 4 tahun penjara, yang dijerat pasal berlapis.

Baca: Ditangkap di Kota Baru, Andi Akui dapat Sabu dan Ekstasi dari Pulau Pandan

Baca: Polda Jambi Operasi Jaran, Polisi Temukan Sabu di Kantong Celana Pemuda Sungai Gelam

Baca: Download Lagu MP3 DJ Remix Full Bass Nonstop 10 Jam, Video DJ Opus, DJ Nanda Lia, DJ Slow Full Album

"Berdasarkan tuntutan Jaksa Penuntut umum, mereka (terdakwa) memang terbukti menjual barang yang tidak sesuai peruntukannya. Karena mereka hanya mengatakan menjual sate ayam, daging, dan lokan, tidak mengatakan menjual sate babi," ujar Gustiarso kepada TribunPadang.com, Selasa (20/8/2019).

Sebelumnya, dalam sidang putusan pada Senin (19/8/2019), dua terdakwa dituntut dengan pasal 62 (1) Juncto pasal 8 ayat (1) huruf a dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Jo pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP.

"Tidak ada tulisan menjual sate babi, jadi itu dakwaan pertama yang terbukti," ungkap Gustiarso.

Menurut Gustiarso vonis itu juga berdasarkan pertimbangan bahwa kedua terdakwa tidak mengakui perbuatannya.

"Mereka merasa dizolimi oleh penjual daging dan tidak mengakui perbuatannya, sedangkan majelis hakim memiliki pendapat lain," jelas Gustiarso.

Majelis hakim menilai tuntutan oleh jaksa penuntut umum, telah terpenuhi dan terbukti kedua terdakwa sebagai pelakunya.

Gustiarso mengatakan apabila terdakwa atau jaksa penuntut umum tidak puas atas putusan tersebut, masing-masing masih bisa melakukan banding.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved