Dengan Tangan Terborgol Hamzah Dipeluk Kedua Anaknya, Warga Tak Percaya Pelaku Bunuh Istrinya

Pasca pembunuhan sadis, masyarakat masih tidak menyangka jika Hamzah tega menghabisi istrinya.

Dengan Tangan Terborgol Hamzah Dipeluk Kedua Anaknya, Warga Tak Percaya Pelaku Bunuh Istrinya
Tribunjambi/Abdullah Usman
BREAKING NEWS, 22 Jam Usai Bunuh Isterinya,Hamzah Diringkus Polisi,Masih Hunus Parang Saat Ditangkap 

Dengan Tangan Terborgol Hamzah Dipeluk Kedua Anaknya, Warga Tak Percaya Pelaku Bunuh Istrinya

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pasca pembunuhan sadis, masyarakat masih tidak menyangka jika Hamzah tega menghabisi istrinya.

Tindakan keji yang dilakukan Hamzah (pelaku) yang tega menghabisi nyawa istrinya dengan sadis, sangat disayangkan oleh masyarakat setempat. Terlebih bagi kerabat, saudara, dan keluarga. 

Mengingat, pasangan yang telah dikaruniai dua orang anak tersebut dan telah berusia dewasa. Dimata masyarakat dalam kesehariannya tidak pernah terdengar cekcok atau perselisihan begitu pula dengan masyarakat. Meski dikenal sedikit mengalami gangguan kejiwaan. 

Dikatakan Kepala Desa Simbur Naik, Faisal Gaffar saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, pada pagi tadi sekitar pukul 8.45 pelaku (Hamzah) telah berhasil diamankan pihak kepolisian. Sebelum dibawa pihak berwajib pelaku sempat dibawa ke rumah salah satu keluarga.

"Saat di rumah tersebut suasana sedih kasihan bercampur, mengingat pelaku tidak lain adalah suami korban. Begitu pula yang dirasakan para keluarga mereka," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS, 22 Jam Usai Bunuh Isterinya,Hamzah Diringkus Polisi,Masih Hunus Parang Saat Ditangkap

Baca: Diduga Gangguan Jiwa, Hamsah Tega Bacok Istrinya hingga Tewas, Kini Masih Berkeliaran Bawa Parang

Baca: Maling Rokok Dikepung Warga, Setengah Jam Indris Sembunyi di Atas Plafon

Baca: Dua Bulan Tak Diguyur Hujan, Dandim 0416/ Bute Gelar Salat Istisqa

Baca: 180 Calon Kades di Muarojambi Tes Kesehatan, Rata-rata Tensi Darah Tinggi

Dikatakannya pula, untuk pelaku sendiri tidak banyak berkomentar saat berada di rumah dengan ekspresi dingin. Namun pihak keluarga sangat menyayangkan tindakan pelaku yang tidak terduga. 

"Mereka menyayangkan tindakan yang dinilai teramat sadis ini," ujarnya.

Diketahui pelaku dan korban memiliki dua orang anak perempuan, dimana anak tertua baru saja menikah usai tamat sekolah dan adiknya masih duduk dibangku sekolah menengah pertama SMP. 

"Ketika tiba di rumah keluarga dengan tangan terborgol, kedua anaknya langsung memeluk pelaku dengan penuh kesedihan," ujarnya.

Dengan kejadian tersebut pihak keluarga dan kerabat menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kepolisian, untuk anak yang masih bersekolah tinggal bersama kakaknya yang sudah menikah.

Saat penangkapan berlangsung tenang, tidak ada perlawanan maupun aksi aksi dari masyarakat. Hingga pelaku dibawa pihak kepolisian menuju Polres Tanjab Timur.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved