Pemuda Merangin Diduga Ahli Merakit Bom, Ditangkap Densus 88 Tapi Akhirnya Tak Terbukti

Penjelasan kepolisian, HSA bukan orang yang dicari, hanya kebetulan mirip dengan rekan teroris yang diamankan di Mabes Polri. Siapakah orang itu?

Pemuda Merangin Diduga Ahli Merakit Bom, Ditangkap Densus 88 Tapi Akhirnya Tak Terbukti
KOMPAS.com/Idon Tanjung
Ilustrasi petugas bersiaga pada saat penggeledahan gelanggang mahasiswa di kampus Universitas Riau terkait dugaan penangkapan teroris, Sabtu (2/6/2018). 

Pemuda lulusan Universitas Brawijaya Malang itu dikembalikan kepada pihak keluarga sekitar pukul 11:30 wib tadi pagi. Dia dijemput oleh keluarga yang juga didampingi oleh Kepala Desa setempat.

Ilustrasi: Densus 88 Anti Teror Polri hari ini menggelar olah TKP di kediaman terduga teroris beriniaial E alias AR di wilayah Kandang Roda, Naggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/5/2019) pukul 08.30 WIB.
Ilustrasi: Densus 88 Anti Teror Polri hari ini menggelar olah TKP di kediaman terduga teroris beriniaial E alias AR di wilayah Kandang Roda, Naggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/5/2019) pukul 08.30 WIB. (Yudistira Wanne/Tribun Bogor)

"Tadi beliau (HSA) sudah kami jemput di Polsek Pamenang," kata Kepala Desa Pematang Kancil Agus.

Menurut Agus, penjelasan dari pihak kepolisian, HSA bukanlah orang yang mereka cari, namun HSA hanya kebetulan mirip dengan rekan teroris yang diamankan saat ini di Mabes Polri.

"Kalau dari keterangan petugas,bahwa HSA bukan orang yang dicurigai terpapar radikalisme,sebab saat di lakukam vidio call,dengan salah satu terduga teroris yang tertangkap ternyata tidak kenal dengan HSA,dan ini hanya kebetulan mirip dengan orang yang di curigai," katanya lagi.

Atas salah tangkapanya warganya, orangtua HSA meminta kepada pihak kepolisan agar jangan ada catatan keburukan dikepolisian. Karena HSA akan berkarir, bisa saja daftar CPNS atau melamar pekerjaan.

"Orangtuanya gak apa-apa. Yang penting anaknya tidak diapa-apain dan tidak ada catatan keburukan di kepolisian," pungkasnya.

Seperti yang diberikan sebelumnya, Densus 88 dibantu personil Polres Merangin menggerebek sebuah rumah di Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin, Sabtu (10/8) malam.

Personil yang berpakaian seragam lengkap itu mengamankan Hafidz Seno Aji alias HSA (26) warga Desa Pematang Kancil Kecamatan Pamenang. Dugaan sementara, HSA terpapar paham radikalisme.

Informasi yang dihimpun, HSA sebelumnya sudah dilakukan pemantauan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri sejak awal bulan Juli 2019 lalu.

Selama dalam pemantauan Tim Densus 88 Mabes Polri, pemuda yang aktif di acara kepemudaan ini terus mendalami dan mengasah keahliannya, informasinya dia memiliki keahlian merakit bom.

Halaman
1234
Penulis: muzakkir
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved