Muncul Diksi Kebakaran Brewok Terkait Kedekatan Prabowo dengan Jokowi dan Mega, Ini Penjelasan Andre

Istilah kebakaran brewok diperkenalkan Wakil Sekjend Partai Gerindra Andre Rosiade terkait Prabowo Subianto, Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri

Muncul Diksi Kebakaran Brewok Terkait Kedekatan Prabowo dengan Jokowi dan Mega, Ini Penjelasan Andre
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) sebelum mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. 

TRIBUNJAMBI.COM - Istilah kebakaran brewok diperkenalkan Wakil Sekjend Partai Gerindra Andre Rosiade.

Andre menggunakan istilah kebakaran brewok kepada orang yang tak senang atas hubungan yang kini harmonis antara Prabowo dengan Jokowi dan Megawati Soekarnoputri.

Apakah istilah kebakaran brewok ditujukan Andre Rosiade kepada ketua umum partai politik tertentu?

Baca: Perempuan Dibolehkan Telanjang Dada di Kolam Renang Barcelona, Dilarang Berarti Diskriminasi Gender

Baca: Kemarau dan Kesulitan Air, Petani di Muarojambi Khawatir Tanaman Padi Gagal Panen

Baca: Jangan Sampai Menunggak Pajak, Kalau Tidak Ingin Kendaraan Dianggap Bodong, Ini Aturannya

Baca: Animo Pengajar yang Tinggi, Kelas Inspirasi Kembali Hadir di Kota Sungai Penuh untuk Kedua Kalinya

"Nggak, kebakaran jenggot kan sudah umum, maka saya mengganti diksi baru pakai kebakaran brewok," ucap Andre Rosiade pada program Kompas Petang yang diunggah kanal YouTube Kompas Tv.

Merasa tak puas dengan jawaban Andre Rosiade, pembawa acara menanyakan untuk siapa diksi itu ditujukan.

"Nggak ada," jawab Andre Rosiade singkat.

"Loh kok nggak ada yang dimaksud?" tanya pembawa acara.

"Sindiran tak ditujukan kepada siapapun," jawa Andre.

Ia melanjutkan, ada kelompok yang komplain mengapa Prabowo bertemu Megawati dan Jokowi, padahal masyarakat mengapresiasi pertemuan itu.

"Karena pertemuan itu bisa menjadikan Indonesia guyub dan teduh dan saya rasa mayoritas masyarakat Indonesia mendukung dan mengapresiasi itu," ungkapnya.

Halaman
123
Editor: suang
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved