Berita Tanjab Barat

BREAKING NEWS, Mati Total, 5 Ribu Pelanggan PDAM Tirta Pengabuan, Tanjab Barat, Tidak Teraliri Air

BREAKING NEWS, Mati Total, 5 Ribu Pelanggan PDAM Tirta Pengabuan, Tanjab Barat, Tidak Teraliri Air

BREAKING NEWS, Mati Total, 5 Ribu Pelanggan PDAM Tirta Pengabuan, Tanjab Barat, Tidak Teraliri Air
Tribunjambi/Darwin Sijabat
BREAKING NEWS, Mati Total, 5 Ribu Pelanggan PDAM Tirta Pengabuan, Tanjab Barat, Tidak Teraliri Air 

BREAKING NEWS, Mati Total, 5 Ribu Pelanggan PDAM Tirta Pengabuan, Tanjab Barat, Tidak Teraliri Air

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kemarau di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, berdampak pada pendistribusian air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Tirta Pengabuan, dan mengalami mati total.

Kemarau yang berkepanjangan yang menyebabkan sumber air baku PDAM Tirta Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami kekeringan, sehingga tidak bisa beroperasi seperti biasanya.

Muhammad Andika, warga Kuala Tungkal menyesalkan dengan kondisi yang mengakibatkan tersendatnya air mengalir ke rumahnya. Tentunya hal itu membuat dia dan keluarganya terpaksa membeli air.

Baca: Kemarau dan Kesulitan Air, Petani di Muarojambi Khawatir Tanaman Padi Gagal Panen

Baca: Hadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Pengabuan Kerja Estra hingga Siapkan Mobil Tangki

Baca: Tak Perlu Gunakan Racun, Lakukan dan Gunakan bahan Alami Ini untuk Usir Tikus dari Rumah

"Untuk kebutuhan rumah tanggapun airnya tidak cukup, jadi tidak ada pilihan selain membeli air," sebut Andika, kepada Tribunjambi.com, Senin (12/8/2019).

Dia mengharapkan kondisi ini bisa di respon cepat oleh pihak terkait, karena jika dibiarkan akan berdampak tidak baik untuk ke depannya.

"Untuk ke depan semoga ada solusi kongkrit dari PDAM dalam menghadapi musim kemarau, jangan sampai masalah kekurangan air ini menjadi budaya yang lestari ketika musim kemarau tiba," bebernya.

Suplai air dari PDAM Tirta Pengabuan, Tanjab Barat, tak bisa dilakukan karena mati total
Suplai air dari PDAM Tirta Pengabuan, Tanjab Barat, tak bisa dilakukan karena mati total (Tribunjambi/Darwin Sijabat)

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian mengakui, jika kurangnya aliran air dikarenakan ada penurunan sumber air baku. Sehingga aktivitas air saat ini mati total.

Pihaknya pun telah memberikan selebaran jika PDAM tidak bisa mendistribusikan air seperti biasanya sejak tanggal 8 Agustus 2019 lalu.

Hal itu dikarenakan sumber Air dari debit air Sungai Bram Itam, Parit Panting mengalami kekeringan. Sehingga setiap kali disedot selama lima menit, lumpur mulai tersedot.

Baca: Begini Modus Pengedar Ganja 250 Kg yang Ditangkap Ditresnarkoba Polda Jambi, Pakai 2 Unit Mobil

Baca: Di Hari Lebaran Idul Adha 1440 H, 3 Orang di Jambi, Hilang Terseret Sungai Batanghari

Baca: Penampakan Rumah Merry, Asisten Raffi Ahmad yang Pamit Mendadak Usai 13 Tahun Bekerja dengan Raffi

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved