Hadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Pengabuan Kerja Estra hingga Siapkan Mobil Tangki

Hadapi musim kemarau Kabupaten Tanjung Jabung Barat, PDAM Tirta Pengabuan tambah jam produksi air bersih.

Hadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Pengabuan Kerja Estra hingga Siapkan Mobil Tangki
Tribunjambi/Darwin
Ustayadi Barlian, Dirut PDAM Tirta Pengabuan. 

Hadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Pengabuan Kerja Estra hingga Siapkan Mobil Tangki

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Hadapi musim kemarau Kabupaten Tanjung Jabung Barat, PDAM Tirta Pengabuan tambah jam produksi air bersih.

Musim kemarau tentunya akan mempengaruhi ketersediaan air. Untuk itu Ustayadi Barlian, Dirut PDAM Tirta Pengabuan mengakui harus kerja estra dan akan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat mengigat musim kemarau panjang mulai melanda.

Dengan terjadinya musim kemarau ini tentunya berpengaruh penyusutan terhadap air baku tapi pihaknya tidak menyerah begitu saja. 

Strategi mengatasi hal tersebut telah disiapkannya. Penyebab sumber air berkurang dengan surutnya debit air dilakukan dengan cara membersihkan rumput serta lumpurnya. Sehinga gangguan tidak telampau besar.

Baca: Diskon 20 Persen, Bebas Makan Sepuasnya di Angkringan Swiss-Belhotel Jambi

Baca: 12 Pejabat Eselon III dan IV Jambi Baru Dilantik, Berikut Daftar Namanya

Baca: Enam Kapolsek Dimutasi, Kapolres Tanjab Timur Pesankan Hal Penting Ini

Baca: Penetapan Caleg Terpilih Tanjab Timur Tunggu Putusan MK

Baca: Dua Kali CJH Terlambat, Kanwil Kemenag Jambi Kesulitan Beri Layanan

Bahkan upaya lain yang dilakukannya bersama tim dengan memantau langsung ke lokasi terkait ketersediaan air sehingga didapatkan solusi yang akan diambil. 

Kalaupun toh nanti tidak bisa produksi disebabkan oleh air baku yang berkurang, Ustayadi memastikan memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan.

Salah satu upaya tersebut dengan dengan sistem jemput bola atau mengirimkan air dengan menggunakan mobil tangki

Meskipun hal itu tidak maksimal, namun ketersediaan air untuk rumah tangga dapat terpenuhi. 

"Perlu kerja keras untuk menghadapi ini (kemarau red), karena permasalahan air ini sangat vital. Sehinga kebutuhan masyarakat itu harus cepat kita respon PDAM," katanya.

Ditanyai beberapa debit air yang tersedia saat ini, Dirut itu mengakui masih tetap seperti biasa. Hanya saja jam produksi ditambah.

"Debit air masih tetap, masih ada, hanya saja jam produksi kita tambah. Artinya kalau kemarin sampai jam 9 malam, sekarang mungkin sampai 12 malam. Memperpanjang produksi sehingga kapasitas produksi bisa terpenuhi," katanya.

Terkait sistem jemput bola yang dilakukan dalam menyalurkan air dengan tangki PDAM, Ustayadi memastikan tidak ada kenaikan biaya terhadap pelanggan.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved