Berita Muarojambi

Sudah Seminggu Terbakar, Kebakaran Lahan di Desa Sipin, Teluk Duren, Muarojambi, Makin Meluas

Sudah Seminggu Terbakar, Kebakaran Lahan di Desa Sipin, Teluk Duren, Muarojambi, Makin Meluas

Sudah Seminggu Terbakar, Kebakaran Lahan di Desa Sipin, Teluk Duren, Muarojambi, Makin Meluas
Tribunjambi/Samsul Bahri
Sudah Seminggu Terbakar, Kebakaran Lahan di Desa Sipin, Teluk Duren, Muarojambi, Makin Meluas. Bupati Masnah Busro, turun ke lokasi kebakaran, turut membantu memadamkan 

Sudah Seminggu Terbakar, Kebakaran Lahan di Desa Sipin, Teluk Duren, Muarojambi, Makin Meluas

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kebakaran lahan di Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, sampai dengan hari ini, Minggu (4/8/2019) masih terbakar.

Berdasarkan data terakhir, Minggu (4/8) yang di terima oleh Tribunjambi.com, luas lahan terbakar di perkirakan mencapai lebih kurang 36 hektare.

Kebakaran lahan di Desa Sipin Teluk Duren sudah terjadi sejak sepekan lalu hingga saat ini. Bahkan terhadap upaya pemadaman tersebut, pemerintah Kabupaten Muarojambi bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Muarojambi bersama pihak-pihak terkait melakukan rapat koordinasi.

Baca: Kabut Asap Belum Berbahaya? Jangan Meremehkan Kebakaran Lahan dan Hutan

Baca: BPBD Sebut Ada Kebakaran Lahan di dalam Area Perusahaan, Tim Satgas Bakal Turun Evaluasi

Baca: Uang Untuk Pengobatan Anak Rp 2 Miliar Dihabiskan Bersama PSK & Narkoba, Begini Akhir Kisahnya

"Upaya pemadaman masih kita lakukan. Tim pemadam dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Perusahaan dan masyarakat ikut membantu semua. Data sementara yang kita terima 26 hektarenya sudah dapat di padamkan," sebut Kepala BPBD Kabupaten Muarojambi, M Zakir.

"Tapi ketika ada angin masih ada api-api kecil dan asap yang muncul. Tetap masih kita pantau lokasi yang sudah padam itu," sambungnya.

Setidaknya ada sekitar 128 orang yang ikut terlibat dalam pemadaman ini. Sementara itu, dalam kesempatan ini M Zakir meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muarojambi untuk tidak melakukan pembakaran hutan ataupun lahan.

Upaya pemadaman lahan yang terbakar
Upaya pemadaman lahan yang terbakar (Tribunjambi/Samsul Bahri)

"Kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan atau lahan. Karena ini dampaknya tidak hanya sedikit, tapi juga cukup luas. Kesadaran ini yang kita harapkan, sehingga sama-sama kita menjaga lahan dan kondisi lingkunga kita," pungkasnya

Sebelumnya diberitakan bahwa rapat koordinasi tersebut mengupayakan untuk dilakukan water booming.

Dalam hal ini pemerintah daerah Kabupaten Muarojambi telah berkoodinasi dengan BPBD Provinsi Jambi untuk dilakukan water booming.

Baca: Pemilik 20 Paket Sabu, Divonis 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta

Baca: Dikepung Polisi, Razia Balap Liar di Kawasan Bandara Sulthan Thaha Jambi, Pembalap Liar tak Berkutik

Baca: Coba Kabur dari Kepungan Polisi, Pebalap Liar di Jambi,Malah Terjebak Jalan Buntu di Pemukiman Warga

Hal ini mengingat kondisi lahan terbakar merupakan lahan gambut dengan kedalaman mencapai 7 meter.

Bahkan pada Sabtu (3/8/2019) Bupati Muarojambi, Masnah Busro juga ikut turun langsung ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.

Selain itu juga turut ikut kepala BPBD Muarojambi, Kapolres Muarojambi, Dandim 0415/BTH,dan unsur Muspida.

Sudah Seminggu Terbakar, Kebakaran Lahan di Desa Sipin, Teluk Duren, Muarojambi, Makin Meluas Samsul Bahri/Tribun Jambi)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved