Mitigasi Konflik, BKSDA Jambi Pasang GPS Collar Kawanan Gajah di Tebo

BKSDA Provinsi Jambi melakukan penggantian GPS Collar pada kelompok gajah di Tebo. Ini dilakukan untuk mitigasi konflik dan monitoring populasi.

Mitigasi Konflik, BKSDA Jambi Pasang GPS Collar Kawanan Gajah di Tebo
ist
Kawanan gajah di Tebo, Jambi. 

Mitigasi Konflik, BKSDA Jambi Pasang GPS Collar Kawanan Gajah di Tebo

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -BKSDA Provinsi Jambi bersama Frankfurt Zoological Society dibantu dokter hewan dari Unsyiah dan Ahli gajah dari Balai Taman Nasional Way Kambas Lampung melakukan penggantian GPS Collar yang dipasang pada beberapa kelompok gajah di Tebo.

Pemasangan GPS Collar pada kelompok gajah di Tebo dimaksudkan untuk mitigasi konflik dan monitoring populasi.

Kepala BKSDA Provinsi Jambi Rahmad Saleh menyebut terdapat beberapa kelompok gajah di Lanskap Bukit Tigapuluh yakni kelompok gajah Ana, Cinta, Freda dan Indah dengan populasi 100-120 ekor.

Rangkaian pelepas dan pemasangan GPS Collar pada kelompok gajah dimulai pada tanggal 8 Juli 2019, sekira pukul 18.30 WIB tim berhasil mengganti GPS Collar gajah Freda di Sungai Bengkul Kampung Jawa Desa Pemayung Kecamatan Sumai (Kawasan Blok II PT Alam Bukit Tigahpuluh).

Baca: Gajah Betina Umur 50 Tahun Ditemukan Mati Pasca Direlokasi, Begini Penjelasan BKSDA Jambi

Baca: Terkendala Anggaran, Pembangunan Hutan Kota di Tanjab Timur Lambat

Baca: BPK dan KPK Turun ke Kerinci dan Sungai Penuh, Kumpulkan Data Dugaan Korupsi

Baca: Kota Jambi Mulai Diselimuti Kabut Asap, Jarak Pandang Menurun

Baca: VIDEO: Sang Istri Ungkap Pesan Terakhir Agung Hercules Sebelum Meninggal Dunia

Kemudian pada tanggal 11 Juli 2019 pukul 00.10 WIB, tim berhasil melepas GPS Collar gajah Ana karena sudah tidak aktif, tetapi tidak dipasang lagi GPS Collar baru karena pada kesempatan sebelumnya telah dipasang GPS Collar di Individu yang lain di kelompok yang sama di Sungai Sibudo desa Muaro Sekalo Kecamatan Sumai (Wilayah perkebunan sawit (PT Tebo Agro Lestari LAJ).

Pada 18 Juli 2019 pukul 18.30 WIB tim berhasil mengganti GPS Collar pada gajah Cinta di Sungai Lalang Desa Semambu Kecamatan Sumai (Areal Wild life Conservation Area PT. LAJ).

Tanggal 20 Juli 2019, pukul 18.40 WIB, tim berhasil mengganti GPS Collar gajah Indah di Sungai Selepuh Desa Muaro Sekalo Kecamatan Sumai (Areal Konsesi HPTHTI PT.LAJ).

"GPS collar dipasangkan pada satu individu gajah dalam satu kelompok yaitu Induk Betina terbesar, untuk memantau pergerakan dan keberadaan mereka," imbuh Rahmad.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved