Terkendala Anggaran, Pembangunan Hutan Kota di Tanjab Timur Lambat
DLH Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) sebut, satu tahun pembangunan Hutan Kota bisa selesai jika didukung dengan anggaran.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Terkendala Anggaran, Pembangunan Hutan Kota di Tanjab Timur Lambat
TRIBUNJAMBI.COM,MUARA SABAK -Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) sebut, satu tahun pembangunan Hutan Kota bisa selesai jika didukung dengan anggaran. Namun, kenyataannya pengembangan hutan kota berjalan lamban.
Wacana pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk membuat hutan kota, yang diharapkan selain menjadi kawasan hutan lindung bagi berbagai macam jenis tanaman juga diharapkan menjadi kawasan bersantai masyarakat.
Namun untuk menuju hal tersebut membutuhkan proses dan waktu panjang, terlebih beberapa permasalahan dan kendala yang masih dihadapi Kabupaten itu sendiri.
Dikatakan Kepala Dinas LH Tanjab Timur Gustin, menurutnya Hutan Kota itu dapat dinikmati masyarakat tergantung Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Baca: Gajah Betina Umur 50 Tahun Ditemukan Mati Pasca Direlokasi, Begini Penjelasan BKSDA Jambi
Baca: Tim KPK Turun ke Kerinci, Mulai Kumpulkan Bukti Kasus Bukit Tengah
Baca: Kemarau, Ribuan Hektare Sawah di Merangin Terancam Gagal Panen
Baca: BPK dan KPK Turun ke Kerinci dan Sungai Penuh, Kumpulkan Data Dugaan Korupsi
Baca: Kota Jambi Mulai Diselimuti Kabut Asap, Jarak Pandang Menurun
"Intinya, bila program Hutan Kota ini skala prioritas, bisa diwujudkan dengan waktu satu tahun. Namun bila tidak, proses pembentukannya secara bertahap,’’ ujarnya.
Dikatakannya pula, di areal Hutan Kota tersebut, selain pemerintah pihak swasta juga berperan seperti pihak PetroChina International Jabung Ltd misalnya. Yang bertugas melakukan penghijauan dengan reboisasi atau penanaman kembali lahan yang kosong.
"Kerjasama baik ini juga sudah berjalan antara Pemkab Tanjabtim dengan PetroChina ini selama tiga tahun," ujarnya.
Sedangkan untuk membangun sarana rekreasi di Hutan Kota itu tugasnya Pemda, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan menggunakan APBD.
"Soal target tergantung dari anggaran yang digelontorkan. Selesainya Hutan Kota ini tergantung dukungan anggarannya,’’ tuturnya.
Dikatakannya pula, untuk diketahui di kawasan Hutan Kota tersebut pihak PetroChina tidak hanya menanam tanaman hutan, namun juga menanam tanaman buah-buahan, seperti rambutan, petai dan nangka. (usn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/02082019_dlh-tanjab-timur.jpg)