Jambi Pedia

Aulia, Penyuka Puisi yang Dulu Sempat Tidak Peduli Lingkungan & Jatuh dari Motor Karena Kabut Asap

Aulia, Penyuka Puisi yang Dulu Sempat Tidak Peduli Lingkungan & Jatuh dari Motor Karena Kabut Asap

Aulia, Penyuka Puisi yang Dulu Sempat Tidak Peduli Lingkungan & Jatuh dari Motor Karena Kabut Asap
Tribunjambi/Aldino
Aulia, Penyuka Puisi yang Dulu Sempat Tidak Peduli Lingkungan & Jatuh dari Motor Karena Kabut Asap 

Aulia, Penyuka Puisi yang Dulu Sempat Tidak Peduli Lingkungan & Jatuh dari Motor Karena Kabut Asap

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kabut asap mulai terasa kembali dibeberapa wilayah Jambi. Hal ini mengingatkan kejadian 2015 lalu dimana kabut asap begitu tebal dan berbahaya bagi kesehatan.

Mengenai hal ini pun, Aura Fara Aulia yang tergabung dalam organisasi lingkungan, mengingat kembali polusi udara yang terjadi di 2015 tersebut.

“Yang saya rasakan kuliah saja sampai libur. Suasana di jalanan sangat kuning, jarak pandang tidak begitu jauh. Di 2015 juga sempet punya pengalaman jatuh dari motor karena kabut asap itu. Bahayanya gak cuma dihidung atau pernapasan tapi juga di mata,” ceritanya.

Baca: Manfaat Puasa Senin Kamis Bagi Umat Islam, Cantik Alami Bagi Kaum Wanita, Peka Terhadap Lingkungan

Baca: Cara Baru! Ucapan Selamat Idul Adha 2019 Dalam Bentuk Video, Lebih Menarik Kirim Via WA

Baca: Puisi Cinta yang Sangat Disukai Ani Yudhoyono, Flamboyan Ditulis SBY, Terharu Saat Dibacakan Lagi

Pada saat itu ia mengaku belum terlalu memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Ia merasa sebagai orang yang tinggal di kota merasa tidak punya urgensi karena merasa tinggal di kota mendapatkan keistimewaan, seperti air yang bersih dan udaranya juga bagus.

“Saya pikir ada banyak teman yang lain juga seperti itu. Mereka tidak merasakan keadaan yang mendesak sehingga tidak terlalu peduli dengan apa yang sebenarnya terjadi dibalik kerusakan lingkungan itu,” sebut dara berusia 23 tahun ini.

Baca: Dulu Dipuja Jadi Idola, Artis Cantik Ini Pilih Berjualan Minuman di Warung Pinggir Jalan Demi Hidup

Baca: Siapa Sebenarnya Sosok Titiek Puspa, Lawan Kanker Serviks dengan Meditasi, Berhasil dalam 13 Hari!

Baca: Penyitaan Buku DN Aidit, MUI Jawa Timur Sayangkan Sikap Najwa Shihab dan Glenn Fredly

Berbeda dengan sekarang, setelah ia bergabung di organisasi lingkungan. Keputusannya untuk bergabung juga bukan karena ada hasrat untuk menyelamatkan Jambi dari kerusakan lingkungan.

"Bergabung juga karena ada kerja sama buat video sebagai promotor. Jadi, dari situ saya mencari tahu tentang lingkungan untuk saya sampaikan. Dari situ saya mengetahui ada banyak hal yang gak saya tahu. Setelah saya ikut ke lapangan teryata ada banyak sekali masalah yang saya pikir sekecil apapun yang kita lakukan akan berdampak kepada lingkungan,” papar Aura.

Tentunya ada perubahan yang ia rasakan setelah bergabung dengan organisasi lingkungan, tepatnya Walhi. Ia merasa kesadaran terhadap lingkungan meningkat.

“Ketika saya baca tentang isu lingkungan, saya tidak langsung skip karena saya merasa sudah ada keingintahuan dan kepedulian,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Nurlailis
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved