Manfaat Puasa Senin Kamis Bagi Umat Islam, Cantik Alami Bagi Kaum Wanita, Peka Terhadap Lingkungan

Puasa Senin Kamis, tiga kata ini sangat populer bagi umat Islam karena mengandung tiga makna, yakni amal ibadah, pahal dan hikmah kesehatan.

istimewa
Ilustrasi Puasa 

Manfaat Puasa Senin Kamis Bagi Umat Islam, Cantik Alami Bagi Kaum Wanita hingga Peka Terhadap Lingkungan

TRIBUNJAMBI.COM - Puasa Senin Kamis, tiga kata ini sangat populer bagi umat Islam karena mengandung tiga makna, yakni amal ibadah, pahal dan hikmah kesehatan dan ganjaran yang tidak terkira dari Allah SWT

Puasa Senin Kamis merupakan salah satu dari 8 puasa sunnah, yang apabila dikerjakan mendapat pahala, tak dikerjakan tidak berdosa.

Tetapi Puasa Senin Kamis banyak dianjurkan para ulama karena manfaat besar selain pahala yang didapatkan.

Puasa Senin Kamis dianjurkan bagi umat muslim baik laki-laki (muslim) dan perempuan (muslimah), karena banyak manfaatkan yang didapatkan, bagi wanita akan terlihat lebih sehat dan lebih cantik.

Bagi Pria, Puasa Senin Kamis akan membuat tubuh lebih sehat, lebih semangat bekerja dan lebih yakin dan optimis.

Selainjutnya untuk lebih rinci akan mendapatkan keberkahan dalam menjalankan Puasa Senin Kamis, akan bahas secara mendalam.

Mulai Keutamaan, Niat Puasa Senin Kamis, Tata Cara dan bacaannya, berikut ini mari kita masuki pebahasannya.

Baca: Jadwal Piala AFF U-15 2019, Timnas Indonesia vs Singapura, Laga Garuda Muda Menuju Puncak Klasemen

HADITS-HADIST KEUTAMAAN PUASA SENIN KAMIS:

1. Rasulullah Memilih Hari Senin Kamis untuk Puasa

Puasa Senin Kamis adalah pilihan Rasulullah, di mana hari Senin Kamis dianggap hari yang juga istimewa.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” 
(HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739. All Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Usamah bin Zaid berkata:
“Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam; 
“Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya;
“Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.”

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved