Diduga Masalah Hutang, Warga Bandung Nekat Gantung Diri di WC Lapas Jambi

Seorang narapidana berinisial HT di Lapas Klas IIA Jambi ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri, Kamis (18/7).

Diduga Masalah Hutang, Warga Bandung Nekat Gantung Diri di WC Lapas Jambi
Tribunjambi/Fadly
Seorang narapidana berinisial HT di lapas kelas IIA Jambi ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri. 

Diduga Masalah Hutang, Warga Bandung Nekat Gantung Diri di WC Lapas Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang narapidana berinisial HT di Lapas Klas IIA Jambi ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri, Kamis (18/7).

Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB saat warga binaan baru akan melaksanakan salat Asar di masjid yang berada di dalam lapas.

Salah seorang warga binaan di Lapas Klas IIA Jambi ini menemukan pria bernama HT dalam kondisi kaku dan dilehernya terikat kain sarung yang tergantung di WC masjid di dalam Lapas Klas IIA Jambi.

Kakanwil yang langsung turun ke Lokasi menjelaskan bahwa memang benar ada warga binaan yang meninggal dengan gantung diri. "Benar adanya, korban bernama HT, di hukum karena tersandung kasus penggelapan, dan sudah menjalani hukuman di sini selama 9 bulan," jelas Kakanwil Agus Yusuf Nugroho.

Baca: Ingat Kakaknya Meninggal, Hermanto Menangis Usai Dengar Tuntutan Jaksa

Baca: Permintaan Zumi Zola Terkabulkan? Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Ditahan KPK, Ada Giliran Lain?

Baca: 45 Orang Kelompok SMB Dibekuk, Bupati Batanghari Apresiasi Kerja TNI/Polri Atasi Ulah Muslim Cs

Baca: Tabrak Siswa SMP Sampai Terpental, Pengendara Toyota Yaris Ngebut Dari Telanaipura ke Pasar Jambi

Baca: Impression Jambi Beri Diskon 70 Persen, Saatnya Mempercantik Diri

Ia mengatakan korban bukan warga Jambi, melainkan warga asli dari Bandung Jawa Barat. "Kita lagi berusaha menghubugi keluarganya ada yang datang tetapi keluarga jauh," ungkapnya.

Ia mengatakan korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena permasalahan hutang. "Kemungkinan masalah itu, karena dari keterangan teman temannya ia memiliki hutang sebesar Rp 500 ribu," jelasnya.

Saat ini pihaknya masih mendalami kasus ini. "Ini kita bawa ke rumah sakit dulu, nanti akan kita dalami lebih lanjut," tutupnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved