Breaking News:

Kapolda Jambi Perintahkan Kabid Propam Periksa Laporan Oknum yang Terlibat Minyak Ilegal Batanghari

Siapa sebenarnya oknum yang bermain dalam bisnis minyak ilegal itu? Kapolda Jambi perintahkan Kabid Propam selidiki.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly | Editor: Edmundus Duanto AS
Humas Polda Jambi
Kapolda Jambi Patroli PAM Pemilu 2019 

"Iya, sudah berhenti. Tidak ada lagi aktivitasnya," tegasnya.

Kades serba salah

Kepala Desa Batin, Kecamatan Bajubang, Ahmad Yani, mengaku tidak mengetahui siapa saja pemilik tungku di wilayahnya itu.

Dia mengatakan hanya mengetahui bahwa aktivitas tersebut memang ada, namun tidak dilarang.

"Saya tahu memang ada, tapi tidak tahu itu punya siapa. Tapi yang jelas itu punya warga sekitar sinilah. Mereka juga tak melapor ke saya untuk membuka tempat memasan minyak," kata Kades saat dikonfirmasi, Jumat (16/6).

Disinggung bahwa kades seakan tutup mata, Ahmad Yani mengatakan tidak pernah menyuruh ataupun melarang bagi mereka yang mengolah minyak.

"Saya tidak melarang, tidak menyuruh. Kalau dilarang takutnya bentrok dengan warga. Karena mayoritas pekerja dan pemilik di sana adalah warga sekitar sini," kata Yani.

Dia juga membantah bahwa dirinya ikut terlibat atau mendapat keuntungan dari hadirnya tempat pemasakan minyak itu.

"Saya tidak dapat uang sepeserpun dari tempat itu. Ke sana pun saya belum pernah sekalipun. Karena mereka memang tidak lernah melapor," bebernya.

Ia juga pernah berusaha melaporkan aktivitas tersebut ke Bhabinkamtibmas Desa Batin Ness, kendati hasilnya nihil.

"Saya juga sudah melapor kepada Bhabinkamtibmas. Tapi tidak ada tanggapan," jelasnya.

Kades menjelaskan, baru-baru ini pihaknya telah mengikuti sosialisasi dari Polres Batanghari di kecamatan. Hasilnya, menyampaikan tentang illegal drilling tersebut.

Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS Beserta Jajaran Gelar Bhakti Sosial dan Santuni Anak Yatim Piatu
Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS Beserta Jajaran Gelar Bhakti Sosial dan Santuni Anak Yatim Piatu (TRIBUNJAMBI/MUHAMMAD FERRY FADLY)

"Intinya penegakan hukum ada pada polisi," jelasnya.

Diduga milik oknum polisi

Berhembus kabar satu di antara tempat pengolahan minyak ilegal di Desa Batin Ness, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari diduga milik oknum polisi.

"Yang saya tahu ada oknum aparat yang terlibat di situ," ujar WI, warga sekitar, Minggu (16/6).

Kata WI, warga sekitar takut untuk protes dengan keberadaan lokasi pengolahan minyak, lantaran dibekingi oleh oknum polisi dan preman.

"Kami dak berani protes. Takut itukan punya oknum aparat. Dan takutnya juga banyak preman dari Palembang. Kami ni apolah masyarakat kecil dak tau hukum," jelasnya. (M Ferry Fadly / Tribunjambi.com)

Subscribe Youtube

 12 Orang Tewas saat Tabrakan Beruntun di Tol Cikopo-Palimanan, Bus Maut Loncat ke Jalur Lain

 Puasa Ayyamul Bidh Senin, Selasa, Rabu, Begini Bacaan Niat dan Keutamaannya

 Ada Apa dengan Messi? Makan Waktu 40 Menit Jelaskan Kekalahan Argentina ke Wartawan

 Siapa Sebenarnya Saldi Isra? Rumah di Kompleks Dangau Teduh Sumatera Barat Dijaga Ketat Polisi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved