MASALAH Utang Orangtua Berujung Maut, 2 Remaja Dibunuh: Raja Mohon Ampun Sebelum Ditembak
TRIBUNJAMBI.COM - Kasus perampokan disertai pembunuhan berhasil diungkap pihak kepoloisian Kabupaten
Kapolres perempuan pertama di jajaran Polres Muba ini mengatakan, saat menunggu korban, RM membagikan pisau dan keris kepada teman-temannya.
Baca: Kasus Venessa Angel Bakal Dibuatkan Film Dokumenter, Begini Reaksi sang Ayah, Marah atau Menerima?
Sedangkan RM membawa senjata api rakitan dan keris kecil serta kayu yang digunakan untuk memukul korban.
Pada saat korban melintas, RM langsung memukul korban menggunakan kayu dan mengenai muka korban Raja Putra.
Korban langsung terjatuh sedangkan Aldi kemudian melarikan diri, tetapi berhasil ditangkap oleh Fi dan RMT.
Setelah keduanya berhasil ditangkap dengan ancaman, RM langsung memarahi Aldi soal utang-piutang keluarga mereka.
Baca: Staf Menkopolhukam Ungkap Reaksi Wiranto saat Tahu Kivlan Zen Sasar Dirinya Jadi Target Pembunuhan
Bahkan, ia langsung menembak Aldi dan menusuk bagian dada Aldi.
Namun dari hasil visum tidak ditemukan luka bekas tembakan.
Setelah menusuk Aldi. RM langsung menginstruksikan Fi dan RMT untuk menusuk Raja Putra.
Keduanya melakukan penusukan tanpa belas kasihan berulang kali sehingga kedua korban tidak bergerak lagi.
Baca: Soal Penyelundupan Senjata Soenarko, Gatot Nurmantyo Katakan Ada 2 Instansi Pemerintah Fasilitasinya
Usai melakukan perbuatan keji ketiga pelaku langsung mengambil handphone dan sepeda motor korban, lalu melarikan diri ke arah Betung menggunakan dua sepeda motor.
RM mengungkapkan bahwa apa yang dilakukanya karena dendam karena utang orangtuanya sebesar Rp 25 juta sehingga timbulah dendam.
"Saya lihat dia main di rumah temannya lalu saya panggil Fi dan RMT karena mereka ternyata juga punya dendam dengan Aldi," katanya.
Baca: VIDEO Pengendara Motor Wanita Ngebut Bagai Pembalap di Tol Madiun-Nganjuk, Benarkah Tersesat?
Dalam pembunuhan tersebut, RM menjelaskan, mereka memiliki peran masing-masing.
Ia memukul menggunakan kayu mengenai wajah Putra yang mengendarai motor.
Setelah itu kedua pelaku lainnya langsung mengeroyok kedua korban dengan membabi buta menggunakan senjata tajam.