Info Terkini Kota Jambi

Catatan Wali Kota Syarif Fasha saat HUT Ke-73 Tahun Pemkot Jambi, Ini Isinya

Pada Selasa (28/5/2019 ) merupakan puncak peringatan HUT ke-73 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-618 Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

Catatan Wali Kota Syarif Fasha saat HUT Ke-73 Tahun Pemkot Jambi, Ini Isinya
Istimewa
Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Pemerintah Kota Jambi dan juga Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke-618, Walikota Jambi Sy Fasha membeberkan sejumlah kemajuan yang telah dicapai. 

Untuk meningkatkan geliat ekonomi perkotaan dan pariwisata, Pemerintah Kota Jambi telah melaksanakan berbagai even skala nasional sebagai upaya mengembangkan industri wisata melalui konsep Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition, baik even pemerintahan, komersil, ilmu pengetahuan dan teknologi, Seni budaya dan juga Olahraga.

Sejalan dengan misi Penguatan Pengelolaan Infrastruktur dan Utilitas Perkotaan serta Penataan Lingkungan, yang juga memantapkan fungsi dan kedudukan Kota Jambi sebagai benchmark pembangunan, baik dalam perspektif Ibukota Provinsi Jambi maupun sebagai pusat kegiatan nasional, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, maka Pemerintah Kota Jambi terus berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan dan juga peningkatan sarana, prasarana dan utilitas perkotaan yang merata, berkualitas dan terintegrasi serta mengandung nilai-nilai estetika yang mampu menginspirasi layaknya kota-kota maju diberbagai penjuru dunia.

Komitmen Pemerintah hal Kota Jambi dalam ini dapat dilihat dari peningkatan fokus alokasi anggaran pada infrastruktrur-infrastruktur strategis dan pola-pola penanganan inovatif.

"Namun, itu semua tidaklah cukup, mengingat persoalan-persoalan yang kompleks pada Kawasan perkotaan, sebut saja tantangan penurunan titik-titik kemacetan, maupun titik-titik genangan, yang memang membutuhkan penanganan yang komprehensif, pada tiap-tiap sub sistem jaringan jalan ataupun jaringan sungai, yang memang melintasi ruas-ruas sesuai kewenangannya, baik itu kewenangan nasional, provinsi maupun kota," sebut Fasha.

Untuk Penanganan banjir, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan berbagai upaya-upaya yang kongkrit untuk mengatasi dan juga mengurangi dampak yang ditimbulkan dengan berbagai pihak yang terkait, termasuk melibatkan komunitas dan warga masyarakat.

Selanjutnya dalam periode 2018-2023 Pemkot sudah mempersiapkan langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk penanganan banjir di Kota Jambi.

Misalnya meningkatkan sinergitas penanganan dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan BWSS VI sesuai kewenangannya.

Dimana BWSS akan melakukan penangan outlet atau bagian hulu anak sungai yang bermuara pada jaringan primer atau sungai Batanghari, sedangkan Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi akan melakukan penanganan pada 8 subsistem (anak sungai) yang memiliki titik-titik genangan.

Penanganan 8 subsistem Batanghari ini akan dilakukan secara komprehensif, dimulai dari optimalisasi jaringan sungai/drainase dan pengembalian fungsi-fungsi retensi alami di sepanjang aliran anak sungai, hal ini juga sekaligus akan mengendalikan laju air.

Dengan sinergitas penanganan demikian diyakini penangan banjir Kota Jambi dapat dilaksanakan secara lebih efektif dalam kurun waktu 5 tahun ini.

Disamping itu, guna menghindari bertambahnya jumlah titik genangan, Pemerintah Kota Jambi akan meningkatkan perlindungan retensi melalui regulasi serta pemberian izin yang lebih selektif dan lebih memperhatikan fungsi-fungsi hidrologi kawasan.

Untuk itu melalui moment yang baik di bulan yang penuh berkah ini, semoga kita semua dapat meningkatkan sinergitas dalam upaya penanganannya, termasuk penyediaan anggaran yang cukup dan proporsional melalui alokasi pendanaan APBN dan APBD Provinsi Jambi, sesuai kewenangan urusan konkurennya.

Kolaborasi semua pihak yang terlibat tentunya, akan berdampak luas pada peningkatan kegiatan ekonomi, kualitas hidup masyarakat serta kelestarian lingkungan, baik di Kota Jambi maupun Provinsi Jambi pada umumnya.

Dalam mewujudkan peningkatan infrastruktur perkotaan, kita tidak hanya melakukan pembangunan fisik saja, namun juga telah dilaksanakan berbagai kegiatan untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup yang bersih, hijau dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Jambi juga terus menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga nasional dan internasional di bidang lingkungan melalui kementerian dan lembaga pemerintah pusat.

"Insya Allah, pada tahun ini akan dilaksanakan pembangunan Instalasi Sewerage System Air Limbah Skala Kota di Jambi Timur bernilai Rp 650 Milyar, yang saat ini pada tahap finalisasi tender dan juga Pembangunan TPA Sanitary Landfill bernilai Rp 250 Milyar sudah tahap pekerjaan serta sampai saat ini bobot fisiknya sudah mencapai 50%," beber Fasha.

Kedua proyek hibah bantuan Luar Negeri tersebut mencapai ± Rp 900 Milyar.

Selain itu juga, Pemkot juga terus mengawal implementasi dari kebijakan pengelolaan lingkungan hidup dan peningkatan estetika Kota, termasuk menerapkan dan mempertajam beberapa inovasi daerah, misalnya Gerakan Diet Kantong Plastik, Gerakan Sejuta Biopori, Komitmen Kota Hijau dan Gerakan Menanam Pohon, Perluasan Pengembangan RTH, Bank Sampah, Bangkit Berdaya, termasuk program Kampung Bantar yang beberapa waktu lalu meraih Indonesia Inovasion Award 2019.

Sementara itu untuk mendukung pemerintahan dan pelayanan publik yang berkualitas, pemerintah Kota Jambi telah menerapkan prinsip-prinsip New Public Service yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara demokratis, adil, merata, tidak diskriminatif, jujur dan akuntabel serta memanfaatkan kemajuan IT dalam merespon era digital dan peningkatan pelayanan yang prima.

Di bidang Aparatur Pemkot terus mereformasi tata kelola pemerintahan dan ASN, melalui peningkatan efektifitas OPD, penempatan pegawai yang kapabel dan berintegritas serta mengupayakan peningkatan keterampilan, keahlian dan kecakapan ASN.

"Untuk maksud tersebut, kami telah menjalin kerjasama peningkatan SDM dengan Pemerintah Singapura, Korea Selatan dan China sejak Tahun 2014," ujarnya.

Hingga saat ini, kami telah mengirimkan lebih dari 200 ASN Pemkot Jambi untuk studi di negara-negara dimaksud, dengan pembiayaan ditanggung oleh negara-negara tersebut.

Berkat upaya yang sungguh-sungguh serta dukungan seluruh pihak, dalam kurun waktu Mei 2018 sampai dengan Mei 2019 ini, kita meraih lebih dari 13 penghargaan dan prestasi yang membanggakan, baik di Tingkat Provinsi maupun di Tingkat Nasional.

Diantaranya pemkot telah mendapatkan Penghargaan WTP yang sudah 2 kali berturut-turut dan saat ini sedang menunggu hasil audit Tahun Anggaran 2018, yang hasilnya akan diserahkan tidak lama lagi.

Keberhasilan pembangunan yang telah dicapai sejauh ini, bukanlah upaya individu, kelompok, maupun golongan, namun keberhasilan tersebut adalah buah dari keyakinan dan upaya yang sungguh-sungguh dari berbagai pihak dan seluruh masyarakat Kota Jambi.

"Pada minggu yang lalu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi 2018-2023 telah dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jambi sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah," ungkap Fasha.

Saat ini RPJMD Kota Jambi 2018-2023 sudah disahkan menjadi Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 7 Tahun 2019. (Rida Epriani / Tribunjambi.com / adv)

Penulis: rida
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved