Info Terkini Kota Jambi

Catatan Wali Kota Syarif Fasha saat HUT Ke-73 Tahun Pemkot Jambi, Ini Isinya

Pada Selasa (28/5/2019 ) merupakan puncak peringatan HUT ke-73 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-618 Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

Penulis: rida | Editor: Duanto AS
Istimewa
Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Pemerintah Kota Jambi dan juga Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke-618, Walikota Jambi Sy Fasha membeberkan sejumlah kemajuan yang telah dicapai. 

Catatan Wali Kota Syarif Fasha saat 73 Tahun Pemkot Jambi, Ini Isinya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pada Selasa (28/5/2019 ) merupakan puncak peringatan HUT ke-73 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-618 Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi.

Telah banyak perubahan yang terjadi, terutama di era kepemimpinan Wali Kota Jambi, Syarif Fasha. Pembangunan berkembang pesat, merata di semua penjuru kota.

Dalam Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Pemerintah Kota Jambi dan juga Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi yang ke-618, Walikota Jambi Sy Fasha membeberkan sejumlah kemajuan yang telah dicapai.

Ia menegaskan kemajuan, kenyamanan, keamanan, ketertiban, dan bahkan berbagai prestasi yang dicapai Kota ini, tidaklah dapat kita lepaskan dari kegigihan dan kerja keras para pemimpin-pemimpin terdahulu Tanah Pilih ini.

"Sudah menjadi kewajiban kita semua dan juga seluruh warga masyarakat Kota yang tercinta ini untuk meneruskan semangat dan kegigihan untuk terus berkerja, berkarya, membangun dan mengembang, bersinerji dan bahu-membahu untuk kejayaan warisan Pusako Batuah ini," ungkapnya, Rabu (28/5).

Ditegaskan Fasha Kota Jambi adalah sebuah Kota Besar yang mampu menjalankan kedudukannya sebagai Pusat Kegiatan Nasional di Wilayah Sumatera.

Kinerja ekonomi Kota Jambi sepanjang Tahun 2018 cukup baik, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Jambi tumbuh 5,48 persen. mengalami peningkatan dari tahun 2017 yang sebesar 4,68.

LPE Kota Jambi Tahun 2018 ini melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang sebesar 4,71 persen, dan juga nasional yaitu 5,17 persen.

Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah merupakan salah satu variabel penting dalam melihat apakah penyelenggaraan pemerintahan dilakukan yang baik atau justru sebaliknya.

Dari tahun ke tahun Pemerintah Kota Jambi telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan capaian penggunaan APBD secara terukur, tepat sasaran, transparan dan akuntabel.

Tahun 2019 Total APBD Kota Jambi adalah Rp 1,71 Triliun, dengan komposisi antara Belanja Langsung dengan Belanja Tidak Langsungnya adalah 55,88 berbanding 44,12 persen.

"Selain menjaga tujuan penggunaan dan komposisinya, kami juga selalu ingin memastikan agar APBD dalam bentuk belanja program/kegiatan pembangunan dapat dilaksanakan lebih cepat dan tepat, "ungkapnya.

Hal ini tidak lain adalah agar Belanja Pemerintah memiliki multiplier effect yang optimal bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing, Kami tetap fokus mewujudkan terselenggaranya pendidikan yang bermutu dan layak serta terjangkau melalui berbagai program yang terarah, terukur, tepat sasaran dan berkelanjutan.

Misalnya, pemberian kartu JAMBI CERDAS bagi siswa tidak mampu; meningkatkan jumlah even-even bertajuk peningkatan prestasi akademik, seni budaya, olahraga serta iman dan taqwa.

Tahun 2019 ini, Pemerintah Kota Jambi telah merekrut 180 orang Guru Tahfidz, dimana tepat pada tanggal 2 Mei yang lalu kami telah mewisuda 450 orang siswa SD dan SMP Percontohan.

"Insya Allah pada bulan Nopember yang akan datang akan mewisuda 550 orang lagi. Pada Tahun 2020 kami menargetkan mewisuda 2.000 siswa SD dan SMP dengan hapalan minimal 1 juz," bebernya.

Untuk Angka Rata-Rata Lama Sekolah (ARLS) Kota Jambi sudah mencapai 11,66 Tahun. Sementara itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi tercatat sebesar 76.14, angka ini jauh melampaui IPM Provinsi Jambi 69,99 dan IPM Nasional 70,81 pada Tahun yang sama.

Disamping itu, untuk memperkuat sumber daya Pendidikan kita, Pemerintah Kota Jambi senantiasa mendorong optimalisasi CSR yang diperuntukan bagi Bea Siswa, Peralatan Sekolah, Bantuan Alat Peraga dan Penunjang Pendidikan, termasuk Bantuan Peningkatan sarana Sanitasi di sekolah-sekolah.

Dibidang kesehatan, pemerintah Kota Jambi terus mengupayakan kemudahan dan peningkatan akses pelayanan kesehatan yang murah dan berkualitas kepada masyarakat dengan terus melakukan perbaikan dan peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana kesehatan, serta peningkatan kualitas SDM Tenaga Medis dan Paramedisnya.

"Saat ini kami juga melakukan inovasi pemberian kartu JAMBI BUGAR untuk memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh masyarakat," kata Fasha.

Disamping itu, untuk meningkatkan kecepatan layanan, efisiensi dan efektivitas operasionalisasi RSUD H. Abdul Manap, RSUD H. Abdurahman Sayoeti dan juga Puskesmas-puskesmas yang tersebar di Kota Jambi, Pemerintah Kota Jambi telah menjalankan sepenuhnya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Selain itu juga didukung oleh keberadaan Rumah Sakit/Klinik Swasta yang telah berkembang dengan pesat.

Untuk peningkatan layanan ini pula, saat ini Dinas Kesehatan Kota Jambi telah memiliki 2 unit mobil layanan cepat home care untuk melayani pasien dirumah bagi pasien yang tidak dapat datang langsung ke instalasi pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, untuk memastikan Pelayanan Kesehatan menjangkau seluruh lapisan Masyarakat, Pemerintah Kota Jambi telah menyediakan anggaran sebesar Rp 6,7 Miliar untuk Pembayaran Premi bagi 24.282 jiwa masyarakat miskin dan pembayaran pengobatan pasien kurang mampu yang tidak ter-cover dalam program pemerintah.

"Sehingga saat ini dari APBD Provinsi dan APBN, maka total coverage kita sudah 100%," ujar Fasha.

Kota Jambi Sebagai Benchmark Pembangunan

Sebagai Kota Perdagangan dan Jasa di Koridor Tengah Sumatera, Pemkot Jambi terus mempertajam tujuan dan capaian program-program pembangunan di bidang ekonomi yang diarahkan untuk peningkatan investasi, pembangunan dan peningkatan infrastruktur perdagangan dan jasa, melanjutkan pembinaan dan penataan PKL, termasuk melakukan pemberdayaan bagi pelaku Usaha Kecil, menengah dan koperasi.

Pada Tahun 2018 lalu Nilai Investasi PMDN pada sektor-sektor ekonomi unggulan yang tercatat melalui penerbitan Izin Prinsip sebesar Rp 426,9 Milyar lebih, dengan realisasi pada tahun berkenaan sebesar Rp 317,7 Milyar lebih.

Untuk meningkatkan geliat ekonomi perkotaan dan pariwisata, Pemerintah Kota Jambi telah melaksanakan berbagai even skala nasional sebagai upaya mengembangkan industri wisata melalui konsep Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition, baik even pemerintahan, komersil, ilmu pengetahuan dan teknologi, Seni budaya dan juga Olahraga.

Sejalan dengan misi Penguatan Pengelolaan Infrastruktur dan Utilitas Perkotaan serta Penataan Lingkungan, yang juga memantapkan fungsi dan kedudukan Kota Jambi sebagai benchmark pembangunan, baik dalam perspektif Ibukota Provinsi Jambi maupun sebagai pusat kegiatan nasional, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, maka Pemerintah Kota Jambi terus berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan dan juga peningkatan sarana, prasarana dan utilitas perkotaan yang merata, berkualitas dan terintegrasi serta mengandung nilai-nilai estetika yang mampu menginspirasi layaknya kota-kota maju diberbagai penjuru dunia.

Komitmen Pemerintah hal Kota Jambi dalam ini dapat dilihat dari peningkatan fokus alokasi anggaran pada infrastruktrur-infrastruktur strategis dan pola-pola penanganan inovatif.

"Namun, itu semua tidaklah cukup, mengingat persoalan-persoalan yang kompleks pada Kawasan perkotaan, sebut saja tantangan penurunan titik-titik kemacetan, maupun titik-titik genangan, yang memang membutuhkan penanganan yang komprehensif, pada tiap-tiap sub sistem jaringan jalan ataupun jaringan sungai, yang memang melintasi ruas-ruas sesuai kewenangannya, baik itu kewenangan nasional, provinsi maupun kota," sebut Fasha.

Untuk Penanganan banjir, Pemerintah Kota Jambi telah melakukan berbagai upaya-upaya yang kongkrit untuk mengatasi dan juga mengurangi dampak yang ditimbulkan dengan berbagai pihak yang terkait, termasuk melibatkan komunitas dan warga masyarakat.

Selanjutnya dalam periode 2018-2023 Pemkot sudah mempersiapkan langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk penanganan banjir di Kota Jambi.

Misalnya meningkatkan sinergitas penanganan dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan BWSS VI sesuai kewenangannya.

Dimana BWSS akan melakukan penangan outlet atau bagian hulu anak sungai yang bermuara pada jaringan primer atau sungai Batanghari, sedangkan Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi akan melakukan penanganan pada 8 subsistem (anak sungai) yang memiliki titik-titik genangan.

Penanganan 8 subsistem Batanghari ini akan dilakukan secara komprehensif, dimulai dari optimalisasi jaringan sungai/drainase dan pengembalian fungsi-fungsi retensi alami di sepanjang aliran anak sungai, hal ini juga sekaligus akan mengendalikan laju air.

Dengan sinergitas penanganan demikian diyakini penangan banjir Kota Jambi dapat dilaksanakan secara lebih efektif dalam kurun waktu 5 tahun ini.

Disamping itu, guna menghindari bertambahnya jumlah titik genangan, Pemerintah Kota Jambi akan meningkatkan perlindungan retensi melalui regulasi serta pemberian izin yang lebih selektif dan lebih memperhatikan fungsi-fungsi hidrologi kawasan.

Untuk itu melalui moment yang baik di bulan yang penuh berkah ini, semoga kita semua dapat meningkatkan sinergitas dalam upaya penanganannya, termasuk penyediaan anggaran yang cukup dan proporsional melalui alokasi pendanaan APBN dan APBD Provinsi Jambi, sesuai kewenangan urusan konkurennya.

Kolaborasi semua pihak yang terlibat tentunya, akan berdampak luas pada peningkatan kegiatan ekonomi, kualitas hidup masyarakat serta kelestarian lingkungan, baik di Kota Jambi maupun Provinsi Jambi pada umumnya.

Dalam mewujudkan peningkatan infrastruktur perkotaan, kita tidak hanya melakukan pembangunan fisik saja, namun juga telah dilaksanakan berbagai kegiatan untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup yang bersih, hijau dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Jambi juga terus menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga nasional dan internasional di bidang lingkungan melalui kementerian dan lembaga pemerintah pusat.

"Insya Allah, pada tahun ini akan dilaksanakan pembangunan Instalasi Sewerage System Air Limbah Skala Kota di Jambi Timur bernilai Rp 650 Milyar, yang saat ini pada tahap finalisasi tender dan juga Pembangunan TPA Sanitary Landfill bernilai Rp 250 Milyar sudah tahap pekerjaan serta sampai saat ini bobot fisiknya sudah mencapai 50%," beber Fasha.

Kedua proyek hibah bantuan Luar Negeri tersebut mencapai ± Rp 900 Milyar.

Selain itu juga, Pemkot juga terus mengawal implementasi dari kebijakan pengelolaan lingkungan hidup dan peningkatan estetika Kota, termasuk menerapkan dan mempertajam beberapa inovasi daerah, misalnya Gerakan Diet Kantong Plastik, Gerakan Sejuta Biopori, Komitmen Kota Hijau dan Gerakan Menanam Pohon, Perluasan Pengembangan RTH, Bank Sampah, Bangkit Berdaya, termasuk program Kampung Bantar yang beberapa waktu lalu meraih Indonesia Inovasion Award 2019.

Sementara itu untuk mendukung pemerintahan dan pelayanan publik yang berkualitas, pemerintah Kota Jambi telah menerapkan prinsip-prinsip New Public Service yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara demokratis, adil, merata, tidak diskriminatif, jujur dan akuntabel serta memanfaatkan kemajuan IT dalam merespon era digital dan peningkatan pelayanan yang prima.

Di bidang Aparatur Pemkot terus mereformasi tata kelola pemerintahan dan ASN, melalui peningkatan efektifitas OPD, penempatan pegawai yang kapabel dan berintegritas serta mengupayakan peningkatan keterampilan, keahlian dan kecakapan ASN.

"Untuk maksud tersebut, kami telah menjalin kerjasama peningkatan SDM dengan Pemerintah Singapura, Korea Selatan dan China sejak Tahun 2014," ujarnya.

Hingga saat ini, kami telah mengirimkan lebih dari 200 ASN Pemkot Jambi untuk studi di negara-negara dimaksud, dengan pembiayaan ditanggung oleh negara-negara tersebut.

Berkat upaya yang sungguh-sungguh serta dukungan seluruh pihak, dalam kurun waktu Mei 2018 sampai dengan Mei 2019 ini, kita meraih lebih dari 13 penghargaan dan prestasi yang membanggakan, baik di Tingkat Provinsi maupun di Tingkat Nasional.

Diantaranya pemkot telah mendapatkan Penghargaan WTP yang sudah 2 kali berturut-turut dan saat ini sedang menunggu hasil audit Tahun Anggaran 2018, yang hasilnya akan diserahkan tidak lama lagi.

Keberhasilan pembangunan yang telah dicapai sejauh ini, bukanlah upaya individu, kelompok, maupun golongan, namun keberhasilan tersebut adalah buah dari keyakinan dan upaya yang sungguh-sungguh dari berbagai pihak dan seluruh masyarakat Kota Jambi.

"Pada minggu yang lalu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi 2018-2023 telah dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jambi sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah," ungkap Fasha.

Saat ini RPJMD Kota Jambi 2018-2023 sudah disahkan menjadi Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 7 Tahun 2019. (Rida Epriani / Tribunjambi.com / adv)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved