Sahabat Soeharto Dicopot dari Panglima ABRI, Gara-gara Peringatkan Bisnis Anak-anak Soeharto

Saat Benny Moerdani membicarakan hal itu, tiba-tiba Soeharto berhenti bermain. Dia masuk kamar tidur dan meninggalkan Benny di kamar biliar

Sahabat Soeharto Dicopot dari Panglima ABRI, Gara-gara Peringatkan Bisnis Anak-anak Soeharto
Istimewa
Benny Moerdani saat Operasi Seroja di Timor Timur 

Saat Benny Moerdani membicarakan hal itu, tiba-tiba Soeharto berhenti bermain. Dia masuk kamar tidur dan meninggalkan Benny di kamar biliar tanpa berbicara.

TRIBUNJAMBI.COM - Soeharto dan Benny Moerdani merupakan sahabat dekat.

Keduanya sama-sama ikut merasakan asam garam perang kemerdekaan Indonesia dan dinas militer, hingga akhirnya Soeharto menjadi presiden dan Benny Moerdani menjadi Panglima ABRI.

Namun, persahabatan puluhan tahun itu akhirnya retak karena kalimat peringatan Benny yang malah menimbulkan amarah Soeharto.

Hubungan itu retak. Benny Moerdani yang saat itu memiliki jabatan tinggi, dicopot di kemudian hari.

 Bos BUMN Diduga Booking Cewek saat Transit, Marthin Mathius Tambunan Tewas setelah Bercinta

 Beberapa Perwira TNI Dikirim Termasuk Dandenjaka, 8 Tahun Kemudian Suhartono Jadi Komandan Marinir

 Pejabat Rusia Dibekuk Intelijen Indonesia, Letkol Susdaryanto Dimanfaatkan untuk Curi Data Penting

 Kunci Rahasia Ahmad Dhani Raih 20.000 Suara Meski di Dalam Penjara, Pesaingnya Pesohor Nasional

 Syahrini Keturunan Prabu Siliwangi? Benarkah Fakta-fakta Ini, Mengapa Tak Pernah Dibocorkan

Mantan jurnalis dan pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia, Christianto Wibisono, menyebut Benny Moerdani sebagai anak emas Soeharto.

Melansir dari buku berjudul Benny Moerdani yang Belum Terungkap (2018), Soeharto mencopot Benny dari jabatannya sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Benny Moerdani memiliki karier militer gemilang. Dia mampu mencapai posisi Panglima ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) saat zaman Orde Baru.

Hubungan Benny Moerdani dengan Soeharto yang saat itu menjabat sebagai Presiden ke-2 Republik Indonesia sangat erat.

Publik merasa ada keganjilan dalam pencopotan yang serba mendadak itu.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved