Pilpres 2019

Ini Sosok Kader Demokrat yang Teriak & Emosi di Debat Capres ke-5, hingga AHY Beri Pernyataan Sikap

Ini Sosok Kader Demokrat yang Teriak & Emosi di Debat Capres ke-5, hingga AHY Beri Pernyataan Sikap

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribun Lampung
Kader Demokrat Ardy Mbalembout 

Ini Sosok Kader Demokrat yang Teriak & Emosi di Debat Capres ke-5, hingga AHY Beri Pernyataan Sikap

TRIBUNJAMBI.COM - Ramainya keributan yang terjadi pada debat Capres ke-5 2019 kemarin membuat banyak pihak ingin tahu, sosok yang membuat keributan itu.

Saat debat capres-cawapres terakhir yang dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta, seorang kader Demokrat berteriak di luar hotel.

Video pria yang menyebut dirinya kader Demokrat tersebut pun viral di media sosial.

Satu di antaranya diunggah oleh channel YouTube Warta Kota Production, Minggu (14/4/2019).

"Kita keluar dari koalisi," teriakan lelaki yang mengenakan baju biru itu.

Ia juga menyebutkan nama serta jabatannya di Demokrat.

"Saya Sekretaris Divisi Hukum Partai Demokrat, ya DPP," tambahnya.

Namun, saat kembali ditanya oleh para awak wartawan soal namanya, Ardy justru memalingkan badannya.

Para wartawan yang ada di lokasi pun langsung meneriaki sikap diam Ardy, padahal mulanya ia berteriak-teriak dan sengaja mengundang perhatian.

Saat mulai dikerumuni awak media untuk diberikan pertanyaan, Ardy tak sedikitpun berbicara.

"Kok diam pak? Jangan setengah-setengah pak," ujar seorang wartawan padanya.

Kader Demokrat yang keluar di ruang debat terakhir, Sabtu (13/4/2019)
Kader Demokrat yang keluar di ruang debat terakhir, Sabtu (13/4/2019) (YouTube Warta Kota Production)

Saat dikejar pertanyaan, Ardy hanya tersenyum dan menganggukkan kepala.

"Enggak-enggak, nanti ya," ujarnya.

Dilansir oleh situs Demokrat.or.id, karir Ardy di Partai Demokrat awalnya adalah anggota Biro Bantuan Hukum Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP-PD.

Lalu, di tahun 2014, ia menjadi pengurus di Departemen Urusan KPK DPP-PD.

Karirnya meningkat pada tahun 2017, ia ditunjuk langsung oleh Ketua Umum Partai Demorkat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Pengurus Harian DPP Partai Demokrat di tahun 2017.

Ardy mendudukui jabatan sebagai Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP.

Sementara terkait videonya yang marah di luar debat capres-cawapres, rekannya, Ferdinand Hutahaean juga angkat suara.

Baca Juga:

Heboh Pernyataan Sikap AHY, Diprediksi Agus Harimurti Akan Bertarung dengan Prabowo di Pilpres 2024

Ketika Jokowi Beserta Keluarga Masuk Kabah, Penasaran Isi Dalamnya Seperti Apa, Lihat Videonya

17 Ribu Surat Suara Sampai ke Merangin, KPU Merangin Langsung Sortir yang Rusak

Terpaksa Gunakan Kekerasan, Kisah Kopassus Berjuang Lawan Orang Sakti Kebal Peluru dan Senjata Tajam

Dilansir oleh Tribunnews, Ferdinand mengatakan rekannya itu hanya emosi sesaat.

"Yang menentukan pimpinan partai bukan kader. Yang menentukan arah politik, Ketua Umum dan Majelis Tinggi Partai. Kalau ada bicara itu hanya reaksi sesaat, reaksi kecil," ujar Ferdinand.

Kader Demokrat itu lalu mengatakan penyebab Ardy yang marah-marah saat itu.

Hal tersebut dikarenakan Ardy tak bisa masuk ke ruangan debat.

Ferdinand menuturkan pernyataan anggotanya itu hanyalah reaksi emosional sesaat.

Juru bicara Partai Demokrat Imelda Sari dan Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean saat menggelar konferensi pers di kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).
Juru bicara Partai Demokrat Imelda Sari dan Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean saat menggelar konferensi pers di kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019). (Tribunnews.com/Dennis Destryawan)

Ia juga menegaskan pihaknya tetap mendukung kubu 02.

"Ini kan dia punya undangan, (tapi) gelangnya katanya nggak ada, jadi nggak bisa masuk. Ya dia marah, protes lah itu," kata Ferdinand.

"Itu reaksi emosional sesaat saja nggak perlu dipermasalahkan. Garis partai ini tetap mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres," tuturnya.

Setelah polemik semalam, Minggu (14/4/2019) Agus Harimurti Yudhoyono menerbitkan pernyataan sikap partai.

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono 

Melalui laman resmi Partai Demokrat, demokrat.or.id, AHY menyampaikan 5 poin berjudul 'Pernyataan Sikap Komandan Kogasma tentang Debat Capres ke-5;

1. Indonesia, negara besar yang sangat kita cintai ini, memerlukan pemimpin yang memiliki nilai-nilai yang luhur, bijaksana dan menjadi teladan untuk seluruh rakyat.

2. Salah satu sikap teladan yang diperlukan adalah memberikan penghargaan kepada setiap usaha, pengorbanan, dan pengabdian para pemimpin sebelumnya dalam memajukan dan membangun bangsa ini.

3. Kita percaya bahwa siapa pun yang terpilih dan telah terpilih menjadi pemimpin negara ini pastilah putra/putri terbaik bangsa, yang telah berkorban sebesar-besarnya untuk bangsa ini. Waktu, tenaga, pikiran, keluarga, segalanya.

4. Sikap menghargai/mengapresiasi siapa pun, apalagi yang telah berjasa untuk negeri ini, seharusnya menjadi syarat mutlak untuk dimiliki oleh pemimpin bangsa, siapa pun ia.

5. Tidak ada ruginya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi segala capaian para pendahulu kita. Tugas kita adalah melanjutkan apa yang sudah baik, dan memperbaiki apa yang belum baik, serta menuntaskan apa yang belum tuntas.

Baca Juga:

KENALAN di Facebook, Siswi SMP Dicabuli di Perkebunan Sawit: Pelaku Ngaku Baru Sekali

Jadwal Tayang Lengkap Game of Thrones Season 8 di Indonesia, Tayang Hari Ini di HBO Tanggal 15 April

Kronologi Pak Guru Budi Tewas dan Dimutilasi Pacar Gay, Gara-gara Usai Intim Tak Dibayar

Hasil Drawing Piala Indonesia Babak 8 Besar, Bhayangkara FC vs PSM Makassar Menuju Semifinal

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

IKUTI FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved