Pilpres 2019
Ini Sosok Kader Demokrat yang Teriak & Emosi di Debat Capres ke-5, hingga AHY Beri Pernyataan Sikap
Ini Sosok Kader Demokrat yang Teriak & Emosi di Debat Capres ke-5, hingga AHY Beri Pernyataan Sikap
Ini Sosok Kader Demokrat yang Teriak & Emosi di Debat Capres ke-5, hingga AHY Beri Pernyataan Sikap
TRIBUNJAMBI.COM - Ramainya keributan yang terjadi pada debat Capres ke-5 2019 kemarin membuat banyak pihak ingin tahu, sosok yang membuat keributan itu.
Saat debat capres-cawapres terakhir yang dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta, seorang kader Demokrat berteriak di luar hotel.
Video pria yang menyebut dirinya kader Demokrat tersebut pun viral di media sosial.
Satu di antaranya diunggah oleh channel YouTube Warta Kota Production, Minggu (14/4/2019).
Baca Juga:
Sinopsis Film Men in Black II Malam ini di GTV, Duet Kocak Tommy Lee Jones, Will Smith Buru Alien
FAKTA Kejam di Balik Wisata Menunggang Gajah di Thailand, Seperti Ini Kisahnya
Pengunduran Diri Anggota DPR atau DPRD dalam Pemilu 2019, Kepastian Hukum Atau Fakta ?
Download Lagu MP3 Soundtrack SKY Castle Full Album, Drama Korea Terlaris Tayang di TransTV Hari ini
Terlihat, pria yang mengaku kader Demokrat itu tiba-tiba teriak di antara kerumunan massa."Kita keluar dari koalisi," teriakan lelaki yang mengenakan baju biru itu.
Ia juga menyebutkan nama serta jabatannya di Demokrat.
Baca Juga:
Jadwal Tayang Lengkap Game of Thrones Season 8 di Indonesia, Tayang Hari Ini di HBO Tanggal 15 April
Kronologi Pembantaian Menantu oleh Mertua dan 3 Temannya di Gunung, Gunakan Tombak hingga Parang
Makan Bareng dengan Aisyahrani & Syahrini, Reino Barack Tak Bisa Bayar Tagihan, Kisah Beredar di IG
VIDEO: Detik-detik Wanita Paruh Baya Jatuh dari Jembatan Gantung Sungai Batang Tebo Jambi
"Gue Ardy Mbalembout, kita keluar dari koalisi," ujar Ardy."Saya Sekretaris Divisi Hukum Partai Demokrat, ya DPP," tambahnya.
Namun, saat kembali ditanya oleh para awak wartawan soal namanya, Ardy justru memalingkan badannya.
Para wartawan yang ada di lokasi pun langsung meneriaki sikap diam Ardy, padahal mulanya ia berteriak-teriak dan sengaja mengundang perhatian.
Saat mulai dikerumuni awak media untuk diberikan pertanyaan, Ardy tak sedikitpun berbicara.
"Kok diam pak? Jangan setengah-setengah pak," ujar seorang wartawan padanya.

Saat dikejar pertanyaan, Ardy hanya tersenyum dan menganggukkan kepala.
"Enggak-enggak, nanti ya," ujarnya.
Dilansir oleh situs Demokrat.or.id, karir Ardy di Partai Demokrat awalnya adalah anggota Biro Bantuan Hukum Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP-PD.
Lalu, di tahun 2014, ia menjadi pengurus di Departemen Urusan KPK DPP-PD.
Karirnya meningkat pada tahun 2017, ia ditunjuk langsung oleh Ketua Umum Partai Demorkat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Pengurus Harian DPP Partai Demokrat di tahun 2017.
Ardy mendudukui jabatan sebagai Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP.
Sementara terkait videonya yang marah di luar debat capres-cawapres, rekannya, Ferdinand Hutahaean juga angkat suara.
Baca Juga:
Heboh Pernyataan Sikap AHY, Diprediksi Agus Harimurti Akan Bertarung dengan Prabowo di Pilpres 2024
Ketika Jokowi Beserta Keluarga Masuk Kabah, Penasaran Isi Dalamnya Seperti Apa, Lihat Videonya
17 Ribu Surat Suara Sampai ke Merangin, KPU Merangin Langsung Sortir yang Rusak
Terpaksa Gunakan Kekerasan, Kisah Kopassus Berjuang Lawan Orang Sakti Kebal Peluru dan Senjata Tajam
Dilansir oleh Tribunnews, Ferdinand mengatakan rekannya itu hanya emosi sesaat.
"Yang menentukan pimpinan partai bukan kader. Yang menentukan arah politik, Ketua Umum dan Majelis Tinggi Partai. Kalau ada bicara itu hanya reaksi sesaat, reaksi kecil," ujar Ferdinand.
Kader Demokrat itu lalu mengatakan penyebab Ardy yang marah-marah saat itu.
Hal tersebut dikarenakan Ardy tak bisa masuk ke ruangan debat.
Ferdinand menuturkan pernyataan anggotanya itu hanyalah reaksi emosional sesaat.

Ia juga menegaskan pihaknya tetap mendukung kubu 02.
"Ini kan dia punya undangan, (tapi) gelangnya katanya nggak ada, jadi nggak bisa masuk. Ya dia marah, protes lah itu," kata Ferdinand.
"Itu reaksi emosional sesaat saja nggak perlu dipermasalahkan. Garis partai ini tetap mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres," tuturnya.
Setelah polemik semalam, Minggu (14/4/2019) Agus Harimurti Yudhoyono menerbitkan pernyataan sikap partai.

Melalui laman resmi Partai Demokrat, demokrat.or.id, AHY menyampaikan 5 poin berjudul 'Pernyataan Sikap Komandan Kogasma tentang Debat Capres ke-5;
1. Indonesia, negara besar yang sangat kita cintai ini, memerlukan pemimpin yang memiliki nilai-nilai yang luhur, bijaksana dan menjadi teladan untuk seluruh rakyat.
2. Salah satu sikap teladan yang diperlukan adalah memberikan penghargaan kepada setiap usaha, pengorbanan, dan pengabdian para pemimpin sebelumnya dalam memajukan dan membangun bangsa ini.
3. Kita percaya bahwa siapa pun yang terpilih dan telah terpilih menjadi pemimpin negara ini pastilah putra/putri terbaik bangsa, yang telah berkorban sebesar-besarnya untuk bangsa ini. Waktu, tenaga, pikiran, keluarga, segalanya.
4. Sikap menghargai/mengapresiasi siapa pun, apalagi yang telah berjasa untuk negeri ini, seharusnya menjadi syarat mutlak untuk dimiliki oleh pemimpin bangsa, siapa pun ia.
5. Tidak ada ruginya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi segala capaian para pendahulu kita. Tugas kita adalah melanjutkan apa yang sudah baik, dan memperbaiki apa yang belum baik, serta menuntaskan apa yang belum tuntas.
Baca Juga:
KENALAN di Facebook, Siswi SMP Dicabuli di Perkebunan Sawit: Pelaku Ngaku Baru Sekali
Jadwal Tayang Lengkap Game of Thrones Season 8 di Indonesia, Tayang Hari Ini di HBO Tanggal 15 April
Kronologi Pak Guru Budi Tewas dan Dimutilasi Pacar Gay, Gara-gara Usai Intim Tak Dibayar
Hasil Drawing Piala Indonesia Babak 8 Besar, Bhayangkara FC vs PSM Makassar Menuju Semifinal
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:
IKUTI FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK: