Puluhan Massa Ngamuk Mendesak Masuk Kantor KPU Sarolangun, Aparat TNI-Polri Langsung Pukul Mundur

Polres Sarolangun menggelar Latihan Sistim Pengaman Kota (Sispam Kota) di lapangan Gunung Kembang Pemkab Sarolangun, Selasa (2/4).

Puluhan Massa Ngamuk Mendesak Masuk Kantor KPU Sarolangun, Aparat TNI-Polri Langsung Pukul Mundur
Tribunjambi/Wahyu
Simulasi pengamanan Pemilu 2019 dilakukan tim gabungan Polres Sarolangun, TNI dan Satpol PP di lapangan Gunung Kembang, Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Dalam rangka pengamanan tahap inti Pemilu 2019, Polres Sarolangun menggelar Latihan Sistim Pengaman Kota (Sispam Kota) di lapangan Gunung Kembang Pemkab Sarolangun, Selasa (2/4).

Latihan Sispam Kota tersebut diawali dengan apel gabungan yang dipimpin Wakapolres Sarolangun, Kompol Atrizal. Turut dihadiri Dandim 0420/Sarko yang diwakili Danramil Sarolangun Mayor.CHB Mentomerri, Forkopimda, Kepala OPD, KPU Sarolangun, Bawaslu Sarolangun dan pejabat lainnya.

Acara ini mengambil tema "Melalui Latihan Sispam Kota Kita Tingkatkan Kemampuan Personel Dalam Pengamanan Pemilu 2019 di Kabupaten Sarolangun Guna Terpeliharanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat".

Dalam amanat Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana yang dibacakan Wakapolres, latihan ini merupakan wujud kesiapsiagaan Polres Sarolangun dalam melaksanakan pengamanan tahapan Pemilu 2019 agar bisa berjalan aman dan demokratis.

Baca: Hutan Radah Air di Jambi Rusak, Massa Tuntut BPHP Provinsi Jambi Lakukan Tindakan Tegas

Baca: Pengurus IPHI Kota Jambi Dikukuhkan, Wakil Wali Kota Jambi Berharap Ekonomi Umat Islam Meningkat

Baca: Kabupaten Bungo Kekurangan 900 Lebih Guru PNS, Ini yang Akan Dilakukan BKPSDM Bungo

Baca: VIDEO: Heboh! Bayi Baru Lahir Ini Langsung Bisa Jalan, Bikin Perawatnya Kaget

"Polres Sarolangun siap mengamankan dengan sebaik-baiknya dengan berupaya meningkatakan kemampuan personel," sebut Kompol Atrizal.

Selesai apel gabungan, dilanjutkan dengan skenario simulasi yang menceritakan pengamanan Pemilu 2019.

Mulai dari patroli gabungan dimasa tenang pada 14, 15 dan 16 April 2019 diikuti dari personel Polres Sarolangun, TNI dan Satpol PP hingga pelaksaan pencoblosan di hari H.

Serta terjadinya kerusuhan massa pendukung salah satu peserta pemilu mengamuk lantaran tidak puas dengan hasil pleno KPU yang telah digelar.

Dalam simulasi tersebut, tim pengamanan melakukan upaya persuasif pada massa yang hendak menerobos masuk ke kantor KPU. Namun kondisi di lapangan semakin tidak kondusif, massa mulai anarkis dengan melakukan pembakaran ban serta melakukan pelemparan benda dan mendorong petugas keamanan.

Menindaklanjuti kondisi seperti itu, personel gabungan mengambil tindakan untuk menerjunkan tim Damkar dan menyemprotkan air dari mobil water cannon. Namun, massa semakin brutal dan tidak dapat dikendalikan. Karena massa semakin brutal, tim terpaksa melakukan beberapa tindakan untuk memukul mundur massa.

Wakapolres Sarolangun Kompol Atrizal mengatakan, dalam Sispam Kota ini Polres Sarolangun melibatkan sekitar 115 orang personel yang dibantu 1 SSK dari Batalyon B Pamenang sebanyak 80 personel.

Baca: Univesitas Adiwangsa Jambi Dapat Hibah Layanan Pusat Karir Lanjutan Tahun 2019

Baca: Dapat Dana DAK Rp 25 Miliar, 45 Sekolah Dasar dan 9 SMP di Kota Jambi Akan Dibangun

Baca: Earth Hour 2019, Pengunjung Swiss-Belhotel Jambi Nyanyikan lagu “Heal The World Saat Lampu Padam

Baca: Video Viral, Bawa Bekal Jagung Bocah SD di Bali Jalan Kaki Puluhan Kilometer Demi Ikut Ujian Sekolah

"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel agar mengerti dan memahami bagaimana cara mengatasi situasi kekacauan dalam tahapan Pemilu 2019 khususnya di Kabupaten Sarolangun," singkat Wakapolres.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved