Pilpres 2019

Orang Asing Masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, Ini Komentar Mahfud MD : Bukan Urusan KPU

Masuknya orang asing dalam DPT Pemilu 2019 mendapat komentar dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Orang Asing Masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, Ini Komentar Mahfud MD : Bukan Urusan KPU
Capture Youtube
Di ILC Mahfud MD beberkan kecurangan di Kementrian Agama 

Masalah adanya orang asing yang masuk dalam DPT Pemilu 2019 memang sempat mengemuka, beberapa waktu lalu.

Namun, KPU memastikan tidak ada orang asing, dalam hal ini Warga Negara Asing (WNA) yang masuk DPT Pemilu.

Hal ini dikatakan KPU saat ramai-ramai adanya seorang WNA asal China yang punya KTP elektronik atau e-KTP tercatat dalam DPT.

"Poin pentingnya adalah Bapak GC dengan nomor induk kependudukan (NIK) itu tidak ada di DPT pemilu 2019," kata Komisioner KPU, Viryan Azis di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Jika ditelusuri di DPT, nomor induk kependudukan (NIK) yang tercantum di e-KTP yang diisukan milik GC, ternyata merujuk pada seorang WNI berinisial B.

Begitu pun jika dicek di Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP 4), NIK yang diisukan milik GC ternyata tak menunjukkan nama GC, tetapi nama B.

Dikutip dari Kompas.com, DP 4 merupakan data dari Kementerian Dalam Negeri yang menjadi rujukan KPU dalam menyusun DPT pemilu.

"KTP ini (GC) disebut, dipublikasikan, kemudian seolah-olah ini masuk dalam DPT."

"Kemudian KPU melakukan penelusuran, di dalam DPT, NIK ini (GC) atas nama Bapak (B)," ujar Viryan.

Namun, setelah dilakukan pengecekan faktual ke lapangan, ditemukan, NIK dalam e-KTP fisik milik B ternyata berbeda dengan yang tercantum di DPT maupun DP4.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved