Kencan Dulu Baru Bunuh, Terkuak Alasan Seorang Dosen Doktor di UNM Bunuh Siti Zulaeha
Siti Zulaeha tewas dalam posisi leher terlilit sabuk pengaman mobil. Ternyata, perempuan itu dibunuh seorang dosen UNM, rekan kerjanya, Wahyu Jayadi.
Namun tidak dijelaskan oleh pelaku mengapa korban tidak keluar dari mobil untuk buang air kecil di toilet.
Setelah korban selesai buang air kecil, keduanya melanjutkan perjalanan menggunakan mobil korban.
Dalam perjalanan itu, Wahyu Jayadi membunuh korban dengan cara mencekik dan memukuli wajah korban.
Mengetahui korban dalam kondisi tewas, pelaku kemudian berusaha menutupi aksinya dan menghilangkan jejak.
Pelaku membuat skenario seolah-olah korban tewas lantaran aksi perampokan.
Menghilangkan jejak bekas cekikan, pelaku menutupi leher korban menggunakan seat belt.
Dijelaskan pula oleh pelaku, korban diketahui sempat melawan dan mencakar tangan pelaku.
Tidak hanya itu, pelaku juga memecahkan kaca depan mobil korban agar terlihat lebih meyakinkan.
Pelaku juga menghancurkan ponsel milik korban untuk menghilangkan jejak.

Seusai membunuh korban, pelaku tak lantas pulang ke rumah.
Istri pelaku menjelaskan, pelaku baru ditemui berada di rumah pada petang pada dini hari mendekati shubuh.
Sang istri juga menjelaskan bahwa pelaku belum juga berada di rumah sekitar pukul 22.00 Wita.
Penemuan Jasad Korban
Jasad korban ditemukan pada Jumat (22/3/2019) oleh seorang warga.
Mayat tersebut ditemukan di Jalan Poros Japing, Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.