16 Menit, Mengapa Penembakan Masjid di Selandia Baru Bisa Lolos Siaran Langsung di FB?
Mengapa penembakan masjid di Selandia Baru bisa lolos siaran langsung di Facebook? Siaran langsung itu belasan menit.
Beberapa pengunjung sidang emosi dan meneriakkan "membusuklah di neraka".
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison kompak menyebut penembakan mengerikan kemarin sebagai aksi teroris.
Tarrant secara resmi didakwa melakukan pembunuhan dalam penembakan brutal terhadap jamaah salat Jumat di dua masjid, kemarin.
Polisi mengatakan lebih banyak tuduhan akan diajukan terhadapnya. Tiga tersangka lainnya masih ditahan.
Sidang perdana untuk Tarrant berlangsung singkat. Dia tidak meminta jaminan pembebasan dan diperintahkan hakim untuk tetap berada di tahanan hingga tanggal sidang berikutnya, yang dijadwalkan pada 5 April 2019.
Investigasi serangan teroris di dua masjid ini dipimpin oleh polisi Selandia Baru dan dibantu oleh polisi Australia di New South Wales (NSW).
Asisten Komisaris Polisi NSW, Mick Willing mengatakan kepada wartawan bahwa unit kontraterorisme gabungan di wilayah tersebut telah bergabung dalam penyelidikan.
Kerabat Tarrant juga ikut membantu polisi.
Tarrant dikawal ke ruang sidang yang dijaga ketat di bawah langkah-langkah keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Orang-orang yang gelisah berbondong-bondong datang ke Pengadilan Distrik Christchurch, meskipun sidang ditutup untuk umum dan hanya anggota media yang terakreditasi yang diizinkan masuk.
Ada teriakan dari beberapa orang di kerumunan yang ditujukan untuk Tarrant sebelum sidang dimulai.
Mengutip New Zealand Herald, saat Tarrant akan dibawa ke pengadilan, satu orang yang memegang pisau mencoba memasuki ruang sidang.
Pria itu ingin menikam tersangka.
"Apa yang terjadi di sini," katanya kepada wartawan.
Pria lainnya berteriak kepada Tarrant, "membusuk di neraka".
Pertandingan Sengit Liga Italia Pekan 28 Milan Vs Inter, I Nerazzuri Unggul 3-2
Menegangkan, Polisi Kejar Pengedar Sabu Hingga ke Dalam Dapur Pelaku, Ini yang Terjadi Selanjutnya
Rekor tak Terkalahkan Juventus di Serie A Kandas Usai Takluk 0 2 dari Genoa
Cara Sadis Rian Sibarani Pembunuh Bayaran Habisi Jaksa Kejari Batam, Selalu Bawa Foto Korban