Breaking News:

Bukan Simbol Oke, Maksud Brenton Tarrant Perlihatkan Simbol Jari Bentuk W & P Ternyata Artinya Rasis

Brenton Tarrant, teroris pelaku penembakan masjid di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) kemarin diseret ke pengadilan.

montase (Sumber : NZ Herald, girlaskguys, Facebook)
Brenton Tarrant saat dihadirkan di Pengadilan Christchurc, Selandia Baru, sempat memberi gestur 'Ok' yang diduga merupakan kode untuk pendukung kelompok supremasi kulit putih. 

W adalah singkatan dari White.

Sementara P adalah singkatan dari Power.

White Power, adalah istilah pendukung white supremacy untuk menunjukkan dominasi kulit putih di dunia.

Gerakan tangan dari Brenton Tarrant ini juga memunculkan ruimor di media sosial.

Baca: Viral! Bayi Diberi Nama Syahreina Luna Barack, Inspirasi Kisah dari Syahrini, Reino dan Luna Maya

Baca: Wow! Lucinta Luna Akui Menstruasi Tiap Tanggal 5, Hotman Paris Bingung Setengah Mati,Ini Kata Dokter

Baca: Pahlawan Aksi Teror di Selandia Baru, Lemparkan Diri Hingga Tubuh Diterjang Peluru Demi Jemaah Lain

Berkembang pertanyaan dari netizen, adakah hubungan antara Brenton Tarrant dan YouTuber populer dunia, Pewdiepie.

Sebelum memulai aksinya, Brenton, sempat meminta pendukungnya agar terus berlangganan kanal YouTube Pewdiepie.

Nah, secara kebetulan, Pewdiepie dikenal seringkali juga menunjukkan gestur tangan Ok sign di video yang dia buat.

Pewdiepie sendiri sudah tegas membantah dia merupakan pendukung gerakan supremasi kulit putih.

Dia juga mengutuk serangan yang dilakukan oleh Brenton Tarrant.

Nyengir

Brenton Tarrant, teroris Penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, mulai menjalani persidangan pasca-perbuatannya Jumat kemarin (15/3/2019).

Dilansir Sky News, pria 28 tahun itu datang dengan kawalan ketat polisi dan sempat "nyengir" kepada awak media yang mengambil gambar.

Hakim memang mengizinkan foto wajah Tarrant diambil.

Namun wajahnya harus diburamkan untuk mempertahankan haknya mendapatkan sidang yang adil.

Dengan mengenakan kaus putih dan bertelanjang kaki, Brenton Tarrant dihadapkan pada dakwaan pembunuhan, dan tetap diam saat sidang berlangsung.

Meski begitu, pria yang dilaporkan berasal dari Grafton, Australia, itu sempat membuat gestur supremasi kulit putih saat disidang.

Seorang pria kepada New Zealand Herald mengaku dia sangat ingin masuk ke gedung pengadilan dan menusuk Brenton Tarrant menggunakan pisau.

Brenton Tarrant dilaporkan tidak mengajukan permohonan, dan bakal menjalani sidang kembali pada 5 April mendatang.

Jika terbukti bersalah, dia bakal dikenai hukuman mati.

Aksi  Brenton Tarrant yang menyerbu Masjid Al Noor ketika Shalat Jumat menuai kecaman keras dari Menteri Luar Negeri Inggris Sajid Javid.

Dia mengaku muak hingga perutnya terasa sakit ketika melihat pemberitaan tersebut hanya karena mereka tengah berdoa kepada Tuhan.

Javid menyerukan kepada orang-orang untuk berhenti menyebarkan konten video ketika  Brenton Tarrant datang dan membantai para jemaah di sana.

"Penyebaran itu salah dan ilegal. Platform daring harus bertanggung jawab untuk tidak mengikuti apa 'permintaan' teroris tersebut," tegasnya.

Aksi Tarrant menewaskan 49 orang dengan 48 orang dikabarkan dirawat di rumah sakit.

Tujuh di antara korban terluka diperbolehkan untuk pulang.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Di Pengadilan, Brenton Tarrant Masih Sempat Beri Kode Tangan ke Kelompoknya, Ternyata ini Maknanya

Editor: bandot
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved