Disulap Jadi Peci dan Topi Koboi, Kulit Kambing Ini Ditangan Syaiful Yani, Jadi Bernilai Ekonomis

Rupanya bisa menjadi barang ekonomis bernilai jual tinggi ditangan Syaiful Yani (43).

Disulap Jadi Peci dan Topi Koboi, Kulit Kambing Ini Ditangan Syaiful Yani, Jadi Bernilai Ekonomis
tribunjambi/darwin
Syaiful Yani, mengolah kulit kambing menjadi bernilai ekonomis 

Uniknya lagi bahan topi koboi kulit kambing tidak menggunakan campuran apapun seperti benang dan lainnya, hanya kulit kambing yang dibentuk sedemikian rupa hingga membentuk pola-pola menjadi topi dan Songkok.

"Topi ini sepenuhnya berbahan dari kulit kambing," ujar bapak tiga orang anak ini.

Dia menceritakan proses pembuatan topi dari kulit kambing ini memakan waktu 12 hingga 14 hari jika panas matahari mendukung. Sebab prosesnya memanfaatkan panas sinar matahari untuk proses pengeringan.

Diantara proses pembuatan, yang membutuhkan waktu lebih lama itu untuk menghilangkan bau amis, dengan waktu paling cepat satu minggu.

Kulit kambing yang bisa dijadikan topi dan bernilai ekonomis
Kulit kambing yang bisa dijadikan topi dan bernilai ekonomis (tribunjambi/darwin)

Proses pembuatan ini sendiri tidak mudah, dimana kulit segar yang diterima itu dibersihkan, dengan memisahkan daging yang menempel di kulit.

Kemudian dicuci dengan menggunakan air bersih, lalu disemprot dengan cairan spirtus.

Sebelum dicetak menyerupai topi, kulit dicuci lagi Kemudian dibersihkan menggunakan air bersih sembari disampo bagian bulunya kemudian dikeringkan.

Baca: Seekor Anjing Pelacak Gagalkan Upaya Rudapaksa: Wanita Korban Alami Luka Serius

Baca: Ragam Cerita Para TNI Anggota Satgas TMMD ke-104, Bantu Warga di Kandang Hingga Ikut Mengajar

Dia sebut satu ekor kambing bisa dijadikan dua dua buah topi dan peci saya.

Syaiful Yani yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani ini sudah banyak kemajuan berkat kreasinya. Hanya saja saat ini ia masih kekurangan Bahan baku kulit kambing untuk pembuatan topi.

"Bahannya susah dicari, untuk dijual keluar belum, tapi jika pesan bisa," tuturnya.

Baca: Misi TNI Cari Suku Kanibal Papua, Sintong Terperangkap, Disodori Daging Merah yang Harus Dimakan

Baca: NYALI Marinir AS Kecut, Tatkala Berhadapan dengan Pasukan Elite TNI AL Ini: Aksi Mengerikan Denjaka

Baca: NIK Peserta CPNS Belum Keluar dari BKN Palembang, di Provinsi Jambi Baru 3 Daerah yang Sudah Keluar

Halaman
123
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved