Kisah Militer

Pendaki Kopassus Iwan Terayun Kencang di Tebing Puncak Everest, Hantu Gunung Hanya Bisa Melongo

Di Puncak Everest, pendaki Kopassus Iwan bisa maju dengan langkah perlahan. Namun pada suatu tempat, badan anggota Kopassus ini oleng

Editor: Duanto AS
Kolase/Istimewa
Pendaki Kopassus Pratu Asmujiono saat sampai di puncak Gunung Everest pada 1997. 

Setelah Iwan berjuang melalui punggungan gunung, dimana pada fase ini saya harus terus mengamati, kami mendaki terus perlahan dan saya sampai di kaki Hillary Step.

Jalur ke Puncak Everest.
Jalur ke Puncak Everest. ()

Saya sampai di ujung Hillary Step, selagi Iwan dan Asmujiono yang berjalan di belakang saya melewati punggung gunung.

Di situ, saya berdiskusi dengan Bashkirov, dimana kami harus memutuskan apakah hanya Misirin sendiri yang terus mendaki sampai di puncak, dan yang lainnya turun.

Asmujiono sedang berusaha melewati Hillary Step, Vinogradski nampak di belakang.

Dia berusaha meyakinkan Iwan untuk turun, tapi dia tidak mau.

Bisa dilihat bagaimana Iwan berjuang pantang mundur, terus mendaki ke atas melalui Hillary Step.

Tidak satupun dari orang Indonesia ini bersedia untuk menyerah.

Tulisan ini bersumber dari buku yang berjudul The Climb, Anatoli Boukreev.

Kisah militer dan pasukan elite TNI dapat dibaca di Tribunjambi.com.

Baca: Kisah Sniper Kopassus Misterius, Bawa 50 Peluru Habisi 49 Orang, 1 Peluru untuk Diri Sendiri

Baca: Sosok Sniper Wanita Paling Mematikan di Dunia, 300 Target Dilumpuhkannya dengan Satu Peluru

Baca: Denjaka Kopaska Kopassus Meluncur di Laut, Perompak Somalia Tak Bekutik Minta Ampun

Baca: Daftar Harga HP Xiaomi Bulan Maret 2019 Dibawah Rp 3 Jutaan, Lengkap Spesifikasi dan Keunggulannya

Baca: TRIBUNWIKI - 9 Danau di Jambi dengan Keunikan yang Berbeda Beda, Tertinggi di Asia Tenggara

Baca: Harta Karun Emas Soekarno di Sungai Batanghari, Ternyata Ini Asal Emas yang Terlarut di Aliran Air

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved