Kisah Militer
Denjaka Kopaska Kopassus 'Meluncur' di Laut, Perompak Somalia Tak Bekutik Minta Ampun
Kali ini, Sat-81 Kopassus dikirim, bersama pasukan elite Denjaka dan Kopaska. Perompak Somalia kocar-kacir ...
Kali ini, Sat-81 Kopassus dikirim, bersama pasukan elite Denjaka dan Kopaska. Perompak Somalia kocar-kacir, kabur ke batas pantai, namun tetap dikejar.
TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah kapal kargo diserbu perompak Somalia, saat berada di perairan Laut Arab.
Masih ingat dengan film "Captain Philips", yang menceritakan kisah nyata pembajakan?
Film yang dibintangi Tom Hanks ini mengisahkan Kapten Richard Phillips dan 20 orang Anak Buah Kapal (ABK), dalam Kapal Maersk Alabama.

Kapal ini diikuti dua kapal kecil perompak yang kemudian melakukan penyanderaan. Kapten Phillips berusaha mempertahankan kapal, sembari meminta bantuan Angkatan Laut datang.
Kisah ini seperti yang dialami Kapal MV Sinar Kudus yang dibajak di perairan Somalia. Peristiwa pembajakan itu terjadi pada 16 Maret 2011 itu disebut-sebut mirip film Captain Phillips.
Baca: Kisah Istri Kopassus Tak Pernah Kaget, Suami Tahu-tahu Sudah di Pesawat Ikut Misi Rahasia
Baca: Pemberontak PRRI Dibikin Kocar-kacir, Prajurit Kopassus Juga Temukan Peti Penuh Berisi Uang
Baca: Hasil Liga Inggris Tadi Malam, Everton Vs Liverpool Skor Akhir 0-0, Berikut Highlight Pertandingan
Baca: VIDEO: Resep Masakan Nasi Tim Hijau Ayam Cocok untuk Menu Sarapan Pagi, Penuhi Gizi Keluarga
Pemerintah RI mengirim pasukan elite TNI untuk pembebasan sandera dan kapal. Personel berkemampuan khusus dari Marinir, Denjaka, Kopaska dan Kopassus diberangkatkan.
Di sini kemampuan Denjaka pasuka elite TNI AL teruji, personelnya memiliki keistimewaan tersendiri.
Detasemen Jala Mangkara atau Denjaka ini merupakan pasukan elite yang anggotanya memiliki kualifikasi tinggi, jauh di atas rata-rata.
Markas Komando Korps Marinir menerbitkan buku tentang keberhasilan membebaskan sandera Kapal MV Sinar Kudus.
Buku setebal 184 halaman itu membeberkan lengkap, bagaimana rapat-rapat dijalankan, latihan dilakukan, hingga keputusan diambil Komandan Satgas Merah Putih, Mayjen TNI (Mar) M Alfan Baharudin, untuk menyergap para perompak tersebut.
Saat itu, kapal MV Sinar Kudus yang bermuatan ferro nikel berlayar dari Sulawesi menuju Rotterdam Belanda, dibajak.
TNI memburu perompak Somalia, setelah kapal yang dioperasikan PT Samudera Indonesia dibajak di perairan Laut Arab.
Presiden SBY meminta agar dilakukan langkah untuk melindungi WNI yang disandera dan membebaskan MV Sinar Kudus melalui berbagai opsi.

Operasi pembebasan sandera kali ini merupakan sebuah operasi untuk membebaskan awak kapal MV Sinar Kudus yang disandera di Somalia.