Menang di PTUN Jambi, Ratusan Juta Gaji Fauzi Yusuf Tetap Tertahan

PTUN Jambi telah memenangkan gugatan Fauzi Yusuf terhadap SK Gubernur, namun hingga kini DPRD Merangin belum memenuhi perintah putusan sidang tersebut

Menang di PTUN Jambi, Ratusan Juta Gaji Fauzi Yusuf Tetap Tertahan
tribunjambi/muzakkir
Wakil ketua DPRD Kabupaten Merangin, Fauzi Yusuf. 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Meski PTUN Jambi telah memenangkan gugatan Fauzi Yusuf terhadap SK Gubernur, namun hingga saat ini pihak DPRD Kabupaten Merangin belum memenuhi perintah dari hasil keputusan tersebut.

Dalam keputusan yang telah dibacakan oleh hakim PTUN Minggu lalu, sekretariat DPRD Kabupaten Merangin harus membayar hak-hak yang ditahan oleh sekretariat selama lima bulan terakhir.

Sekretaris DPRD Kabupaten Merangin Fauziah ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan jika pihaknya belum membayar gaji dari Fauzi Yusuf yang menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Merangin.

Baca: Sah, PTUN Kabulkan Gugatan Fauzi Yusuf, Balik Lagi Jadi Anggota Dewan Merangin

Baca: Fauziah Beberkan Alasan Gaji Fauzi dan Zamzami Tak Dibayar

Baca: Maret, Pemkot Targetkan Musrenbang Tingkat Kota Sungai Penuh Selesai

Baca: Dijanjikan Bertemu dengan Perusahaan, Masyarakat 3 Desa &1 Kelurahan di Muarojambi Ini, Malah Kecewa

Baca: Prediksi Timnas U-22 Indonesia vs Kamboja, Kenapa Indonesia Wajib Menang di Laga Ketiga Ini?

Menurut Fauziah, meski PTUN telah memerintahkan, namu dirinya tidak akan membayar gaji tersebut sebelum ada keputusan dari Gubernur Jambi.

"Yang digugat kan Gubernur, jadi saya harus menunggu keputusan gubernur. Saya tidak bisa langsung bayar," kata Fauziah, Jumat (22/2).

Selain menunggu perintah gubernur, pihaknya juga menunggu keputusan dari bagian hukum Setda Pemerintahan Provinsi Jambi apakah mereka akan melakukan banding atas keputusan itu atau tidak.

"Kalau banding, ya tidak bisa dibayar. Kita nunggu hasil sidangnya lagi. Namun jika tidak banding, barulah kami bayar," imbuhnya.

Sebelumnya, Fauziah dilaporkan oleh Fauzi Yusuf dengan tudingan menahan dan menggelapkan gaji kedua anggota dewan ini. Jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.

Terkait laporan itu, Fauziah keberatan jika dibilang menggelapkan uang gaji dua dewan itu selama lima bulan.

"Kalau dituduh penggelapan sayo keberatanlah, karna saya tidak ngambil uang itu, uangnya ada di kas Daerah," kata Fauziah kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (2/2).

Fauziah menjelaskan tidak dibayarnya Gaji Fauzi Yusuf karena pindah partai untuk mencalonkan diri pada Pemilu 2019. Selain itu, ada SK PAW dari Gubenur untuk Fauzi Yusup.

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved