Ini Profil Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) St Paulus Ledalero yang Menolak Kunjungan Sandiaga

Rencana kunjungan calon Wakil Presiden RI nomorurut 2, Sandiaga Uno Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) St Paulus Ledalero di Kabupaten Sikka

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
Tribun Jambi/Andika Arnoldy
Sandiaga Uno di Pasar Ango Duo modern di Jambi. Pegang 'teropong tempe masa depan'. 

Status "Diakui" didapatkan oleh STFK Ledalero untuk jenjang S1, berdasarkan SK Mendikbud No. 0604/0/1984. Sejak saat itu, Lembaga Pendidikan ini diberi nama “SEKOLAH TINGGI FILSAFAT KATOLIK LEDALERO” (STFK LEDALERO), dengan mengambil jurusan Filsafat Agama dan Program Studi Filsafat Agama Katolik.

Sementara status "Disamakan" untuk jenjang S1 diraih oleh STFK Ledalero pada tanggal 9 April 1990.

Masih mengutip situs tersebut, berdasarkan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor SK 019/2003, tanggal 20 Agustus 2003, STFK Lealero, dengan Jurusan Ilmu Filsafat dan Program Studi Ilmu Teologi-Filsafat Agama Katolik tetap mendapat status ”Terakreditasi Peringkat Akreditasi B.”

Status terakreditasi dengan peringkat B juga masih diperoleh oleh STFK Ledalero berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 028/BAN-PT/Ak.-XV/S1/X/2012, tanggal 18 Oktober 2012, dan tahun 2016 Status terakreditasi dengan peringkat B Akreditasi Institusi juga masih diperoleh oleh STFK Ledalero berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor: 0790/SK/BAN-PT/Akred/PT/VI/2016.

Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno menemui para petani karet Desa Ness Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi pada Jumat (25/1/2019) siang.
Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno menemui para petani karet Desa Ness Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi pada Jumat (25/1/2019) siang. (TribunJambi/Andika Arnoldy)

Mengutip Kompas.com, sekolah ini pernah diberitakan kekurangan dana.

Pada berita kompas.com tetanggal 11 Agustus 2012, termuat Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timue (NTT) butuh dukungan dana dari para alumninya guna mengaktifkan lembaga itu.

Pedonor dari Eropa dan Amerika Serikat mengalami krisis ekonomi di negaranya, sehingga tidak lagi mengirim bantuan ke STFK.

Baca: Ditaklukan TNI AL, Ini Sepak Terjang Kapal Pencuri Ikan Andrey Goldov yang 10 Tahun Buat Geger Dunia

Baca: Kronologi TNI AL Tangkap Andrey Dolgov, Kapal Pencuri Ikan Paling Dicari Dunia, Diburu Selama 72 Jam

Biaya operasional STFK termasuk seminari tinggi setiap tahun rata-rata mencapai Rp 7,580 miliar.

Biaya ini selama ini bersumber dari penderma luar negeri, bantuan dari Roma, dan usaha mandiri STFK sendiri.

Melihat situs STFK Ledalero setidaknya sekolah filsafat ini masih sangat eksis. Bahkan para alumninya aktif melakukan kegiatan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved