Kronologi TNI AL Tangkap Andrey Dolgov, Kapal Pencuri Ikan Paling Dicari Dunia, Diburu Selama 72 Jam
TNI AL kembali membuat Indonesia bangga, kali ini aksi mereka menangkap pencuri ikan yang paling dicari dunia.
TRIBUNJAMBI.COM - TNI AL kembali membuat Indonesia bangga, kali ini aksi mereka menangkap pencuri ikan yang paling dicari dunia.
Kapal pencuri ikan paling dicari di dunia, Andrey Dolgov, berhasil dibekuk TNI AL.
Dilansir dari BBC dan Kompas.com, kapal Andrey Dolgov masuk dalam daftar hitam buruan Interpol karena kegiatan illegal fishing di lautan dunia, dan akhirnya berhasil ditaklukkan TNI AL.
Badan keamanan laut di di berbagai negara pun berlomba-lomba menangkapnya untuk diadili, termasuk TNI AL.
Baca Juga:
Miliki 6 Kamera dan Satu-satunya Smartphone yang Bisa Dilipat, Inilah Samsung Galaxy Fold
Media Italia Beri Nilai Cristiano Ronaldo 4,5 Saat Atletico Madrid vs Juventus di Liga Champions
Jokowi dan Istri Jenguk Anak Denada di Singapura, Janjikan Hal Ini Bila Shakira Aurum Sehat
Pamit ke Keluarga untuk Melayat, Wanita Ini Malah Selingkuh di Hotel dan Tewas Saat Hubungan Badan
Detik-detik TNI AL menangkap kapal Andrey Dolgov berawal ketika pada Februari 2018 kapal ini berada di pelabuhan Madagaskar.
Pemerintah Madagaskar kemudian memeringatkan agar setiap negara waspada karena kapal perampok ikan ini sudah terlihat di perairan mereka.
Sempat ditahan otoritas Mozambik, Andrey Dolgov kemudian lolos dan berlayar menuju perairan Indonesia.
Niatnya apalagi kalau bukan menjarah hasil laut negeri ini.
Tapi kapten kapal Andrey Dolgov tak tahu jika Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia mulai galak-galaknya menghadapi ilegal fishing
Di bawah komando Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, sebanyak 488 kapal pencuri ikan ditenggelamkan sejak 2014.
Salah satunya ialah kapal pencuri ikan laut Antartika F/V Viking yang dikenal sebagai Bandit Six harus terima ditenggelamkan oleh bu Susi di pesisir Pangandaran, Jawa Barat.

Ketika bu Susi mengetahui Andrey Dolgov menuju Indonesia, ia memberi lampu hijau agar TNI AL menangkap kapal tersebut.
TNI AL sempat kesulitan karena Andrey Dolgov mengacak sinyal keberadaan mereka.
Walau begitu TNI AL tak hilang akal.
Mengandalkan kalkulasi yang diperoleh dari beberapa pihak yang ikut memburu Andrey Dolgov, TNI AL membuat perkiraan dimana kapal itu berada.