Kapolres Metro Jakarta Utara Pecat Enam Anggotanya, Singgung Norman Kamaru: Menjadi Sebuah Kacang
Kapolres Metro Jakarta Utara menyinggung Norman Kamaru dalam upacara pemberhentian tidak hormat terhadap enam anggotanya, di Mapolres Metro Jakarta
Setelah atribut kepolisiannya dilucuti, petugas dipakaikan baju batik dan peci oleh Budhi.
"Kegiatan hari ini adalah kegiatan yang tidak ingin kita lakukan, tetapi terpaksa kami lakukan demi menyelamatkan organisasi Polri yang lebih besar," kata Budhi.
Baca: Pilpres 2019, Akankah Jambi dan 12 Daerah Lain Kembali Menjadi Daerah Tempur Prabowo versus Jokowi
Baca: Tolak Dijodohkan Dengan Luna Maya, Gading Marten Rindukan Gisella Anastasia
Baca: Dinas PP dan KB Sungai Penuh Gelar Sosialisasi Kebijakan Dampak Penduduk dan Pendidikan
Kabar Terbaru Norman Kamaru
Seperti diketahui, Briptu Norman Kamaru, namanya sempat tenar secara singkat di telinga publik Tanah Air.
Ia menjadi idola sesaat setelah video joget Caiya Caiya-nya heboh di internet.
Namun dirinya sempat menjadi bahan cemoohan netizen gegara keluar dari dinas kepolisiannya di Korps Brimob.
Keluarnya Norman Kamaru dari Korps Brimob disinyalir karena iming-iming ketenaran dan nama besar di dunia entertainment.
Ia lantas rela tinggalkan kepolisian demi mengejar mimpinya jadi artis.
Kala itu, Norman Kamaru dipecat akibat sering bolos syuting di Jakarta.
Tapi apa nasib berkata lain, ia tak laku di dunia entertainment dan karier menyanyinya kandas.
Baca: Dinas PP dan KB Sungai Penuh Gelar Sosialisasi Kebijakan Dampak Penduduk dan Pendidikan
Baca: Tolak Dijodohkan Dengan Luna Maya, Gading Marten Rindukan Gisella Anastasia
Baca: Mom & Wis 2 Cafe and Resto Hadir di Kawasan Rajawali, Tempat Nongkrong di Jambi Berkonsep Asyik
Rasa trauma itu pun masih membekas di hati Norman.
Selepas tinggalkan Korps Brimob dan dunia keartisan, Norman Kamaru bantin stir jadi wirausaha.
Ia membuka warung bubur Manado di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, pada 2016.
Malang, usaha buburnya diterpa kebangkrutan.
