Ketika Pasukan Elit Bersatu Tanpa Kompromi 20 Menit Hancurkan Teroris, Begini Aksinya
TRIBUNJAMBI.COM -- Jauh sebelum Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) dibentuk untuk
Setelah itu penurunan Bravo 90 menggunakan tali dari helikopter, juga ke gedung yang sama.
Di luar gedung, sepasukan Bravo 90, Denjaka dan Sat-81 bersiap mendobrak gedung. Mereka bersenjata lengkap didukung kendaraan tempur.
Meski berupa simulasi pertempuran, aksi gabungan pasukan khusus melawan teroris dapat dikatakan tidak main-main.
Beberapa kaca di lantai lima gedung Nusantara III dipecahkan melalui tendangan kaki Denjaka dan Bravo 90 yang turun menggunakan tali.
Baca: Hanya Ada Empat di Dunia, Cawan Chenghua Laku Lelang Rp 50 Miliar: Diincar Kolektor
Sementara di bawah, dengan menggunakan peluru tajam, Sat-81 melakukan pendobrakan sekaligus penyerangan ke dalam gedung.
Sat I Gegana dibantu anjing-anjingnya, melakukan penyerangan seraya melumpuhkan bom yang telah dipasang Musang.
Dalam waktu tidak kurang dari 20 menit, tindakan cepat yang dilakukan tim pasukan khusus gabungan membuahkan hasil. Beberapa Musang berhasil ditembak sementara sisanya ditangkap.
Irjen Pol. Dewa Astika saat itu selaku penanggung jawab latihan mengatakan bahwa simulasi pertempuran dilakukan guna menjawab dinamika di dalam negeri.
Baca: Ani Yudhoyono Sakit, Annisa Pohan Pernah Beberkan Gimana 13 Tahun Ia Diperlakukan oleh Ibu Mertua
Skenario latihan pun disesuaikan dengan situasi yang mungkin saja terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu 2004.
Selain itu, melalui latihan tersebut TNI dan Polri bermaksud menunjukkan kepada publik bahwa TNI-Polri punya profesionalisme di bidangnya.
Segala tindakan membahayakan keamanan bangsa akan dilawan dengan tindakan nyata dan berani.
Latihan gabungan itu juga sekaligus membuktikan kekompakan dan kerjasama antarpasukan elit di tanah air telah terjalin dengan baik.
Baca: JK Sarankan Ahok tak Masuk Timses Jokowi, Begini Pengaruh Ahok Pada Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin
Yang pasti TNI yang kemudian membentuk pasukan Koopssusgab dengan peralatan pendukung yang lebih baik dan makin canggih, kemampuan untuk membasmi terorisme pun dijamin makin mumpuni.