Ani Yudhoyono Kanker Darah
5 Gejala Kanker Darah, Penyakit yang Diderita Ani Yudhoyono, & 8 Jenis Orang yang Rentan Terkena
5 gejala kanker darah, ini penyakit yang didiagnosis diderita Ani Yudhoyono, dan 8 jenis orang yang rentan kena.
5 Gejala Kanker Darah, Penyakit yang Diderita Ani Yudhoyono, & 8 Jenis Orang yang Rentan Terkena
TRIBUNJAMBI.COM - Mantan ibu negara, Ani Yudhoyono divonis menderita kanker darah atau leukimia dan tengah menjalani perawatan di Singapura.
Kabar sakitnya Ani Yudhoyono disampaikan sendiri oleh suaminya sekaligus Mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Melalui pernyataan resminya, SBY memohonkan doa kepada berbagai pihak untuk kesembuhan Ani Yudhoyono.
"Assalamualaikum Warohamtullahi Wabarakatuh
Baca: Ani Yudhoyono Terbaring Lemah di Rumah Sakit, Begini Doa Ibas
Baca: Nyawa dan Harta Jadi Taruhan Saat Kecelakaan, Pengendara Mesti Waspada Saat Berkendara
Baca: Penampilan Arumi Bachsin Sita Perhatian, Lihat Dandananya Sederhana Serba Putih namun Elegan
Salam sejahtera untuk kita semua. Bapak, ibu, sodara sekalian yang saya cintai.
Saat ini saya berada di Singapura mendampingi Ibu Ani dalam pengobatan dan perawatan kesehatan di negeri ini.
Sejak tanggal 2 Februari 2019 yang lalu, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah.
Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura.
Atas nama Ibu Ani dan keluarga besar SBY, saya mohon doa dari para sahabat agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dengan takdir dan kuasanya, memberikan kesembuhan kepada istri tercinta Ibu Ani, atau Kristiani Herawati binti Sarwi Edhie Wibowo, agar Ibu Ani dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di tanah air.
Pada kesempatan ini juga saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah, utamanya tim dokter kepresidenan atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam pengobatan Ibu Ani.
Baca: Hingga Kini, Ratusan Warga 3 Desa dan 1 Kelurahan yang Berunjuk Rasa, Masih Bertahan di Lahan PT BBS
Baca: Ini 8 Profil Panelis Debat Capres Kedua, Dari Rektor Sampai Direktur NGO
Baca: Ketika Pasukan Elit Bersatu Tanpa Kompromi 20 Menit Hancurkan Teroris, Begini Aksinya
Saya juga menyampaikan terima kasih atas ucapan dan doa kesembuhan kepada Ibu Ani, yang disampaikan oleh para sahabat di tanah air yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Termasuk yang melalui media sosial.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas budi baik dan ketulusan bapak ibu sodara sekalian.
Saya dan Ibu Ani meminta maaf karena tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan, yang direncanakan oleh berbagai pihak yang sebelumnya saya niatkan untuk saya penuhi.
Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadpai ujian dan cobaan Tuhan ini.
Meskipun saya amat mengetahui, Ibu Ani adalah sosok yang kuat, tabah, dan tegar dalam menghadapi tantangan kehidupan termasuk ketika kami bersatu dalam suka dan duka selama 10 tahun saya mengemban tugas memipmin indonesia dulu.
Namun, bagaimanapun, saya Ibu Ani dan keluarga harus bersatu dalam semangat keyakinan dan kekuatan agar semua ikhtiar untuk penyembuhan Ibu Ani dengan izin pertolongan Allah dapat berhasil dengan baik.
Demikianlah pernyataan saya hari ini, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita semua," demikian bunyi pernyataan SBY.
Publik Terkejut
Kabar mengenai kondisi kesehatan Ani Yudhoyono yang mengalami kanker darah ini sangat mengejutkan publik.
Seolah tak menyangka sosok Ani Yudhoyono yang dikenal aktif mendadak divonis menderita kanker darah di usia 66 tahun.
Sejauh ini kanker darah atau leukemia memang sering dianggap sebagai penyakit kanker yang mudah menyerang anak-anak.
Baca: Ani Yudhoyono Terbaring Lemah di Rumah Sakit, Begini Doa Ibas
Baca: Nyawa dan Harta Jadi Taruhan Saat Kecelakaan, Pengendara Mesti Waspada Saat Berkendara
Baca: Penampilan Arumi Bachsin Sita Perhatian, Lihat Dandananya Sederhana Serba Putih namun Elegan
Padahal kanker darah ini justru lebih berisiko tinggi menyerang orang dewasa atau lanjut usia.
Menurut National Cancer Institute dilansir dari health.cleveandclinic, kanker darah atau leukemia justru lebih sering menyerang orang lansia usia 65-74 tahun.
Rata-rata mereka pasien dewasa baru ketahuan divonis menderita kanker darah di usia 66 tahun.
Karena itu sangat penting pula bagi Moms memperhatikan kesehatan diri sendiri agar terhindar dari serangan kanker darah.
Apalagi menurut National Institute of Health dilansir dari Reader Digest, penyakit kanker darah ini dapat berkembang perlahan dan menjadi ganas dari waktu ke waktu.
Berikut ini tanda-tanda sepele yang mungkin saja muncul pada seseorang yang menderita kanker darah:
1. Sesak napas
Ketika seseorang lebih lemah dan lebih letih, mereka dapat mengalami sesak napas yang berasal dari anemia.
Dalam kasus yang lebih jarang, ada massa di dada.
"Mereka terengah-engah, kehabisan nafas. Berjalan melintasi ruangan mungkin sulit," jelas Dr. Levis.
2. Lebam atau memar
Memar yang tidak dapat dijelaskan tanpa trauma fisik dapat menjadi salah satu gejala leukemia, menurut Pamela Crilley, DO, ketua departemen onkologi medis di Cancer Treatment Centers of America dan kepala onkologi medis di Eastern Regional Medical Center.
Memar yang tidak biasa adalah hasil dari jumlah trombosit atau pembekuan darah yang rendah, jelas Dr. Levis.
Baca: Cuma 6 Zodiak Yang Disebut Aliran Otak Kanan, Kamu Termasuk ?
Baca: Ini 8 Pertanda Orang Rentan Terkena Kanker Darah, Penyakit Ini yang Diderita Ani Yudhoyono
Baca: Ani Yudhoyono Terbaring Lemah di Rumah Sakit, Begini Doa Ibas
"Anda akan memar secara spontan, padahal tidak melakukan apa-apa," katanya.
Lalu memar ini bisa terjadi di mana saja dan paling ekstrem akan terjadi di bagian kaki dan lengan.
3. Gusi bengkak dan membesar
Peningkatan ukuran gusi, juga dikenal sebagai hiperplasia gingiva, biasanya hanya ditemukan pada sebagian kecil pasien leukemia akut.
Namun, ini adalah salah satu gejala leukemia yang paling jelas.
"Jika Anda memiliki pasien dengan leukemia, Anda selalu melihat di mulut mereka untuk melihat apakah gingiva semakin membesar," kata Dr. Crilley.
Menurut Dr. Levis, gusi mungkin terlihat bengkak, dan seseorang hampir selalu merasakan kekakuan yang aneh di mulut.
4. Mudah kenyang dan kembung
Salah satu tanda jenis leukemia kronis dan kadang akut adalah pembesaran limpa, yang dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan.
Ini mungkin disebut dengan 'kekenyangan awal', menurut Dr. Crilley.
"Pasien makan sedikit makanan, mereka merasa cepat kenyang karena limpa mendorong ke atas perut," jelasnya.
5. Ruam kulit
Sekitar satu dari 20 pasien leukemia mungkin memiliki ruam kulit yang termasuk dalam salah satu dari dua kategori.
Baca: Ketika Pasukan Elit Bersatu Tanpa Kompromi 20 Menit Hancurkan Teroris, Begini Aksinya
Baca: Ini 8 Profil Panelis Debat Capres Kedua, Dari Rektor Sampai Direktur NGO
Baca: Hingga Kini, Ratusan Warga 3 Desa dan 1 Kelurahan yang Berunjuk Rasa, Masih Bertahan di Lahan PT BBS
Yaitu leukemia pada kulit, atau ruam yang disebabkan oleh Sindrom Sweet, yang umumnya terkait dengan leukemia, menurut Dr. Levis.
"Leukemia pada kulit hampir selalu tampak seperti kulit Anda memiliki benjolan yang dimasukkan ke dalam kulit.
Gundukan kecil mulai tumbuh. Kadang-kadang itu bisa menjadi seperti plak," tambahnya.
Sindrom Sweet, di sisi lain, tampak merah, mirip dengan reaksi alergi.
Meskipun ruam kulit datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, ruam sebagai gejala leukemia memiliki satu kesamaan: mereka akan terus tumbuh dan menyebar.
(*)
8 Ciri Orang yang Rentan Terkena Kanker Darah
Kanker darah rupanya menjadi salah satu penyakit yang bisa dikenali.
Baca: Petani Bawang yang Curhat Dengan Sandiaga Ternyata Mantan Anggota KPU, Begini Ceritanya
Baca: Bioskop Trans TV - Sinopsis Film John Wick, Saat Keanu Reeves Balas Dendam Pembunuh Anjingnya
Baca: Nama Anak Raisa Dan Hamish Daud Unik Terdiri Dari 17 Huruf, Netizen : Keponakan Online Ku
Dikutip TribunStyle.com dari Cancer Center Canada, leukimia ternyata menyerang orang dengan ciri-ciri tertentu.
Berikut ulasannya.
1. Laki-laki berusia lanjut
Berdasarkan penelitian, laki-laki berusia lanjut lebih rentan terserang penyakit leukimia atau kanker darah dibandingkan perempuan.
Risiko penyakit leukimia akan lebih rentan seiring dengan bertambahnya usia.
Jika menyerang anak-anak, umumnya pada anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun.
2. Belum tentu keturunan
Leukimia memiliki perbedaan dengan jenis kanker lainnya.
Kanker darah belum tentu diperoleh secara keturunan.
Kebanyakan penderitanya justru tidak memiliki riwayat kanker yang sama di dalam keluarga mereka.

Ada jenis leukimia tertentu yang berisiko menyerang keluarga penderita, yaitu shronic lymphomatic leukimia.
3. Gemar Merokok
Orang yang memiliki kegemaran merokok bisa menimbulkan banyak penyakit, salah staunya kanker.
Penelitian Amerika Serikat yang dilansir dati The New York Post, merokok meningkatkan risiko leukimia sebesar 30%.
Baca: Penampilan Arumi Bachsin Sita Perhatian, Lihat Dandananya Sederhana Serba Putih namun Elegan
Baca: Hingga Kini, Ratusan Warga 3 Desa dan 1 Kelurahan yang Berunjuk Rasa, Masih Bertahan di Lahan PT BBS
Baca: Ini 8 Profil Panelis Debat Capres Kedua, Dari Rektor Sampai Direktur NGO
4. Sering terpapar radiasi atau mencium bahan berbahaya
Umumnya, orang yang tinggal di kawasan radiasi nuklir mudah terkena penyakit leukimia.
Biasanya gejala leukimia baru akan terasa setelah 6 hingga 8 bulan berlalu.
Begitu pun dengan orang yang biasa tinggal di kawasan pabrik dan kerap mencium bahan kimia seperti bencena dalam bensin atau formaldehida di pabrik.
5. Menderita Down Syndrome
Berdasar penelitian, sejak tahun 1930, penelitian menunjukkan penderita down syndrome lebih rentan terkena leukimia.
Anak-anak penderita down syndrome memiliki gangguan pada pembentukan sel darah merah mereka.
Gen dan gangguan inilah yang menyebabkan mereka lebih mudah terkena kanker.
6. Mengkonsumsi obat-obatan dan terpapar pestisida
Mereka yang mengkonsumsi obat-obatan akan lebih rentan terpapar penyakit leukimia.
Beberapa obat yang dimaksud adalah cyclophosphamide, chlorambucil, etoposide dan teniposide.
Penderita biasanya akan mulai menderita leukimia sekitar 5 sampai 10 tahun setelah mengonsumsi obat-obat tersebut.
Kanker darah pada anak-anak juga kemungkinan diakibatkan oleh penggunaan pestisida saat mereka masih kecil atau bahkan dalam kandungan.
7. Pernah Berobat Kanker
Ketika berobat kanker terutama saat melakukan kemoterapi atau terapi radiasi, risiko untuk penyakit leukimia akan lebih mudah.
Baca: Penampilan Arumi Bachsin Sita Perhatian, Lihat Dandananya Sederhana Serba Putih namun Elegan
Baca: Ini 8 Profil Panelis Debat Capres Kedua, Dari Rektor Sampai Direktur NGO
Baca: Petani Bawang yang Curhat Dengan Sandiaga Ternyata Mantan Anggota KPU, Begini Ceritanya
8. Imun lemah dan pernah menjalani transplantasi organ
Anak-anak yang pernah menjalani transplantasi organ memiliki kemungkinan besar untuk terkena penyakit leukimia.
Begitu pun dengan mereka yang memiliki imun lemah dan mudah terserang penyakit.
(TribunStyle.com / Salma Fenty Irlanda)
TONTON VIDEO: BREAKING NEWS: Raisa Melahirkan, Ini Dia Penampakan Perdana Bayinya
IKUTI INSTAGRAM KAMI: TER-UPDATE TENTANG JAMBI
Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Ani Yudhoyono Divonis Kanker Darah, Kenali 8 Ciri-ciri Orang Berpotensi Idap Leukimia
dan judul Ani Yudhoyono Divonis Kanker Darah, Berikut Gejala Sepele yang Wajib di Waspadai!