Bawaslu Sarolangun Buka Lowongan, Ini Posisinya, Yuk Cek!

Bawaslu Kabupaten Sarolangun membuka lowongan untuk posisi pengawas yang akan ditempatkan di TPS.

5. Perpanjangan waktu pendaftaran (Pendaftaran, penerimaan, penelitian berkas administrasi, tes tertulis serta wawancara) selama 3 hari 25 hingga 27 Februari 2019.

6. Pengumuman Calon Pengawas TPS oleh Pokja dan Tanggapan, Masukan dari masyarakat selama 3 hari mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2019.

7. Klarifikasi atas tanggapan masyarakat dan Pleno penetapan Panwas Kecamatan tentang Pengawas TPS terpilih selama 3 hari mulai 4 hingga 6 Maret 2019.

8. Pengumuman Pengawas TPS Terpilih selama 5 hari 8 hingga 12 Maret 2019.

9. Laporan tahapan penjaringan sekaligus penyampaian berkas seleksi dari panwaslu kecamatan ke Bawaslu kab/kota selama 5 hari mulai 9 hingga 13 Maret 2019.

10. Pelantikan Pengawas TPS dan bimtek 1 hari pada 25 Maret 2019.

Soal pembekalan bagi pengawas TPS tersebut, Edi menegaskan bahwa setelah dinyatakan diterima oleh Bawaslu, para pengawas TPS akan dilakukan bimtek disetiap kecamatan, dengan harapan para Pengawas TPS bisa menjalankan tugasnya dengan profesional.

“Pengawas akan dibekali melalui bimtek dan semoga para Pengawas TPS dapat bekerja dengan profesional,” tandasnya.

Baca: Akses SSCASN.BKN.GO.ID Belum Bisa Diakses, Simak Alternatif Pendaftaran PPPK

Baca: Sesalkan Kualitas Pekerjaan, Anggota Komisi III DPRD Tanjab Barar, Desak BPK Periksa Jalan Patunas

Baca: Bongky Marcel Gugat Slank, Hak Cipta sampai Sampul Album

Baca: Mau Urus Sertifikat Tanah Tanpa Dipungut Biaya? Ini Cara dan Syaratnya

Adapun persyaratan dan ketentuan untuk menjadi Calon Anggota 
Pengawas TPS harus memenuhi persyaratan sebagai Berikut:

1. Warga Negara Indonesia; 
2. Pada saat pendaftaran berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun. 
3. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 
1945; 
4. Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil; 
5. Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu; 
6. Berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat; 
7. Pendaftar diutamakan berasal dari kelurahan/desa setempat; 
8. Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan 
narkotika; 

Halaman
123
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved