Ahli Perang Kota dan Penjinak Bom, Pasukan Pelindung dari Serangan Teroris Itu Bernama Tim Gegana

Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun kebelakang, sering mengalami serangan dan ancaman bom dari kelompok teroris.

tribunjambi/wahyu herliyanto
Latihan simulasi pengamanan di terminal Sultan Thaha Jambi menggegerkan para pengguna jasa bandara, Selasa (24/4/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun kebelakang, sering mengalami serangan dan ancaman bom dari kelompok teroris.

Hotel, rumah ibdah hingga kantor polisi jadi sasaran bom teroris.

Serangan bisa datang tanpa diduga, bisa di saat kota sedang tenang, atau di saat tengah keramaian.

Dari serangan bom di Hotel JW Marriot tahun 2003 hingga serangan teror di pos polisi Sarinah beberapa waktu lalu, menjadikan satuan Gegana Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) tidak bisa tidak harus dalam kondisi siaga penuh.

Baca Juga:

Mengenal Danau Nyos, Tempat Roh Jahat dan Sebagai Danau Paling Mematikan di Dunia

Nasib Model Cantik Berpenghasilan Satu Juta Dollar, Setelah Menikah Malah Jadi Gelandangan

Ini Kata Polisi Soal Video Viral Seorang Pria Hancurkan Motornya Sendiri Karena Ditilang Polantas

Jumlah Keluarga Miskin di Sarolangun, Masih Pakai Data 2015, Dinsos Minta Kades Segera Buat Laporan

Itu baru bicara Jakarta, padahal satuan ini harus mengamankan kawasan penyangga ibu kota juga seperti Tangerang dan Bekasi.

Seperti saat Commando bertandang ke markas Gegana PMJ beberapa waktu lalu. Saat itu seluruh anggota yang berstatus on duty dilarang meninggalkan asrama.

Kegiatan latihan yang disebar di kawasan Senayan untuk latihan menembak dan di Cikarang untuk latihan penyerbuan, untuk sementara ditiadakan.

Anggota hanya melakoni latihan menembak kering, penanganan huru-hara, dan latihan kemampuan lainnya di dalam area markas.

"Kami sedang berstatus siaga penuh, tidak ada yang bisa keluar markas," ujar Komisaris Polisi Jerrold Kumontoy, Kepala Detasemen Gegana PMJ.

Detasemen Gegana Polda Metro Jaya
Detasemen Gegana Polda Metro Jaya 

Sebagai catatan tambahan, di kesempatan itu Kompol Jerrold sempat berujar bahwa target teror saat ini agak bergeser.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved