Breaking News:

TERBARU! Tukang Ojek Ditembak Mati KKB Papua, Danjen Kopassus Sebut KKB Kumpulan Anak Muda Mau Eksis

Melihat dan mendengar aksi KKB tersebut, Danjen Kopassus baru, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa angkat bicara.

Kolase
Mayjen I Nyoman Cantiasa 

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua memang sangat mengganggu.

Bukan hanya anggota TNI dan Polri saja yang menjadi korban. KKB di Papua juga menyerang warga sipil yang tak bersalah.

Melihat dan mendengar aksi KKB tersebut, Danjen Kopassus baru, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa angkat bicara.

Menurut Nyoman, para pelaku penyerangan itu hanyalah pemuda-pemuda kriminal yang tengah mencari eksistensi.

Baca Juga:

UPDATE KKB - Tukang Ojek Diberondong Peluru Oleh KKB Hingga Tewas, TNI & Polri Langsung Lakukan Ini

Seperti KKB Papua, Negara Kecil Pasifik Ini Selalu Ikut Campur dan Bikin Pemerintah Indonesia Murka

Video - Operasi Senyap Kopassus & Tim Kostrad Bebaskan 344 Sandera KKB di Papua, Baku Tembak 2 Jam

Pembantaian Pekerja di Nduga Digoreng, KKB Temui Komisioner HAM PBB, Menyudutkan Indonesia

Nyoman, yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kodam Cenderawasih, mengatakan dirinya mengetahui situasi di Papua.

Menurut Nyoman, beberapa daerah di Papua seperti di bagian utara, Jayapura, Merauke, dan Timika, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

Sebelumnya, Senin, 28 Januari 2019 lalu, dua anggota Yonif 751 diserang saat mengamankan lapangan terbang Mapenduma sesaat sebelum tibanya rombongan Bupati Nduga Yarius Gwijangge yang membawa bantuan logistik untuk masyarakat.

Akibat dari serangan itu, anggota TNI Praka Nasarudin gugur dan Praka Muhamad Rivai terluka hingga harus dirawat di RSUD Timika.

Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Danjen Kopassus
Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Danjen Kopassus (Tribun Bali/Aloisius H Manggol)

Lanjut Nyoman, Para pelaku yang melakukan penyerangan tersebut hanya sekumpulan anak muda, pasalnya KKB sendiri sudah banyak dibasmi dan para pemimpinnya terdahulu sudah banyak yang mati.

"Kalau ada kejadian hal-hal seperti kemarin itu, itu hanya bagian kecil saja. Itu mereka dalam rangka untuk mencari eksistensi karena beberapa pimpinan mereka sudah banyak yang mati," kata Nyoman.

Halaman
1234
Penulis: Andreas Eko Prasetyo
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved