Tips
Mengonsumsi Mi Instan saat Diet bukan Pilihan yang Tepat, Salah-salah Malah Tambah Gemuk
Anda termasuk penghobi mi instan? Berpikir menu murah, mudah dan praktis ini mempunyai kalori lebih rendah di banding nasi?
Berdasarkan nilai gizi yang sudah dibandingkan di atas, itu berarti mi instan bisa menumpuk kalori, lemak, dan gula yang lebih banyak dibanding nasi. Maka, kemungkinan mi bisa meningkatkan berat badan lebih cepat.
Sule Pernah Lihat Sosok Wanita Misterius Tanpa Kepala yang Pernah Dirudapaksa di Rumahnya, Minta. .
Wanita Suka Aroma Tubuh Pria yang Mengonsumsi 2 Siung Bawang Putih Tiap Hari, Simak Penjelasannya
Akan tetapi, tentunya ini akan terjadi jika kamu mengonsumsinya tanpa diiringi dengan aktivitas fisik yang sepadan.
Jadi, sebaiknya kalau tidak ingin kegemukan makan yang mana?
Sebenarnya, makan nasi dan makan mi tidak ada yang dilarang. Yang harus menjadi pertimbangan adalah jumlah yang dimakan dan bagaimana cara pengolahannya.
Meskipun nasi menyumbang kalori, lemak, dan gula yang lebih kecil, jika porsinya berlebihan dan ditambah lauk pauk berisi aneka ragam gorengan, nasi bisa juga cepat membuat gemuk.
Sebaiknya hindari konsumsi mi instan setiap hari karena berisiko memengaruhi tekanan darah. Sebungkus mi instan bisa mengandung 900-1.700 mg natrium. Padahal batas asupan natrium per hari orang dewasa saja 1.500 mg.
Jika setiap hari makan mi instan, berapa banyak natrium yang akan terkumpul dalam tubuh? Kebanyakan natrium bisa memicu kondisi tekanan darah tinggi (hipertensi).
Yang paling penting, jika tidak ingin cepat gemuk dan tetap sehat, tambahkan sumber karbohidrat lain dalam menu makan yang kaya akan serat seperti sayur dan buah-buahan.
Baru 5 Hari Menikah, Remaja 16 Tahun Dibunuh Suaminya. Penyebabnya Bikin Miris
Anggota KPU Tangsel Disanksi Berat karena Partisan Partai, Sekjen PDIP Nilai Sudah Tepat
Artikel ini telah tayang di laman Kompas.com berjudul: "Mi Instan atau Nasi, Mana yang Lebih Cepat Bikin Gemuk?"