Truk Pengangkut Kayu Ilegal Ditangkap, Sopir Kabur ke Dusun Teriak Panggil Warga

Tim Sultan Polres Tebo, berhasil mengamankan sebuah truk pengangkut kayu hasil perambahan hutan di wilayah Kabupaten Tebo.

Truk Pengangkut Kayu Ilegal Ditangkap, Sopir Kabur ke Dusun Teriak Panggil Warga
Tribunjambi/Rian
Sebuah Truk Pengangkut Kayu Ilegal Diamankan Tim Sultan Polres Tebo. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim Sultan Polres Tebo, berhasil mengamankan sebuah truk pengangkut kayu hasil perambahan hutan di wilayah Kabupaten Tebo, Kamis (9/1) sekira pukul 03.30 WIB.

Truk bernomor polisi BA 8888 VU itu diamankan di Desa Teluk Lancang Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo tanpa pemilik maupun sopirnya.

Kasat Reskrim Polres Tebo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hendra Wijaya Manurung, mengatakan, saat diperiksa di dalam boks truk tersebut terdapat kayu hasil olahan.

"Ini kayu olahan hasil Illegal logging di Desa Teluk Lancang," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (18/1).

Hendra menjelaskan, saat itu, pihaknya mendapat informasi sekira pukul 03.00 WIB, ada pengangkutan kayu hasil perambahan hutan di kawasan Desa Teluk Lancang. Tim pun melakukan penyelidikan dengan turun ke lokasi. Di lokasi, sebuah truk merek Mitsubishi Colt Diesel FE 74 warna kuning kombinasi lewat.

"Kemudian dilakukanlah pengejaran. Truk itupun mendadak berhenti. Lalu keluar dua orang pria dan langsung melarikan diri ke dalam rawa-rawa," terangnya.

Baca: Safrial: Saya Tidak Minta Apa-apa, Saya Hanya Minta Kinerja Sudara

Baca: Ratusan Warga Petajen Protes, Tolak Pembuatan Pengolahan Minyak Mentah Ilegal

Baca: Ini yang Akan Dibahas dalam Paripurna Dewan Setelah Zumi Zola Lengser

Baca: CM Ngaku Dapat Sabu dari Dalam Lapas Kerinci

Baca: Sebut Beda Kamar, Agus Roni Bantah Setujui Calon Wakil Gubernur Jambi dari PAN

Dua orang itu sempat dikejar oleh tim Sultan, kata Hendra. Namun mereka teriak-teriak memanggil warga dusun sekitar untuk meminta bantuan.

"Akhirnya tim membawa mobil truk itu ke luar dusun sebelum masyarakat dusun datang untuk menghadang anggota. Dan sekarang barang bukti sudah di Polres Tebo," jelasnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pengangkut kayu ilegal tersebut. "Kita juga memintai keterangan ahli ukur untuk mengukur kayu-kayu itu," pungkasnya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved