Menekan Permasalahan Sampahnya, Bea Cukai Optimis Bisa Terapkan Cukai Plastik di 2019

Menekan Permasalahan Sampah Plastik, Bea Cukai Optimis Bisa Terapkan Cukai Plastik di 2019

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kompas.com
Ilustrasi 

"Disisi lain, telah dilakukan riset atas TPA (Tempat Pembuatan Akhir) Bantar Gebang oleh akademisi dari Teknik Lingkungan Indonesia, yang membuktikan bahwa sampah 17 % persen dari keseluruhan sampah yang terdapat disana adalah sampah plastik, 62 % diantaranya adalah sampah kantong kresek,"ujarnya.

Lanjut Agust, sebelumnya sudah ada upaya KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) untuk memerangi sampah.

Di tahun 2016, institusi ini mengeluarkan kebijakan mengenai ‘Kantong Plastik Berbayar”.

Baca Juga:

215 Rumah di Kota Jambi Terendam Banjir, Sungai Batanghari Siaga 4

Nyeri di Perut Sebelah Kiri? Jangan Abaikan, Segeralah ke Dokter Mungkin Anda Menderita Penyakit Ini

Dihadapan Mahasiswa Unaja BEI Jambi Sampaikan Peran Pasar Modal Dalam Era Revolusi Industri 4.0

Ketentuan dari program itu adalah pengenaan biaya tambahan sebesar Rp. 200,-pada setiap kantong plastik yang digunakan.

Namun pada prakteknya, kebijakan ini, tidak berjalan efektif seperti yang diharapkan.

Masyarakat cenderung tidak mempersalahkan terhadap pengenaan biaya tambahan atas tiap kantong plastik perbelanjaan yang merekagunakan.

Alhasil kebijakan ‘Kantong Plastik Berbayar” ini dinilai pro terhadap perusahaan Ritel.

Selain itu, atas pungutan Kantong Plastik Berbayar ini pun, tidak ada yang masuk ke dalam penerimaan negara.

Kebijakan baru mengenai Cukai Plastik ini bagaikan boomerang, yang bisa kapan saja menyerang balik kita.

Jika kita teliti, pengenaan cukai plastik akan memicu inflasi karena harga jual produk yang menggunakan kemasan plastik akan lebih mahal dari biasanya.

Lembaga Penelitian Ekonomi dan Manajemen Universitas Indonesia telah mengembangkan riset bahwa jika harga makanan meningkat 1% maka impact-nya akan terjadi adalah penurunan permintaansebesar 1,7 %.

Pada dasarnya cukai plastik memberikan dampak nyata secara langsung pada pengusaha golongan kecil dan menengah, karena dipandang sangat mempengaruhi ukuran biaya atas suatu produksi yang akan dikeluarkan.

Disamping itu, cukai plastik juga bisa memberikan efek jangka panjang dari sudut pandang Investasi.

Terlebih lagi, investasi padasektor Industri yang pada umumnya masih betumpu pada plastik dalam kegiatan rutinitas produksi.

Baca Juga:

Menit Ke-9 Bilang Yang, Tips Bagi Jomblo dari Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi

Bukan Lewat Ramalan Zodiak Atau Shio, Lewat Pawukon yang Berasal dari Jawa ini Lebih Tepat & Akurat

Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS Hadiri Penyerahan DIPA Dana Transfer Daerah dan Dana Desa TA 2019

Indonesia termasuk salah satu negara pengguna plastik dalam jumlah yang cukup besar.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved