Temukan Foto ini, Pentolan KKB Sebut Jonny Arung Anggota Kopassus Anak Buahnya Prabowo Subianto
Temukan Foto ini, Pentolan KKB Sebut Jonny Arung Anggota Kopassus Anak Buahnya Prabowo Subianto
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi langsung dari Prabowo Subianto mengenai foto di bawah ini atau kenal atau tidak dengan sosok Jonny Arung, seperti dengan foto-foto yang beredar di Facebok.

Baca Juga:
Resmi Nikahi Shelvie, Daus Mini Sempat Gugup Sebelum Akad, Begini Sosok Istrinya yang Ketiga
Kesal Gara-gara Sampah, Warga 4 Kelurahan Blokir Jalan TB Sriwijaya
Dapat Rekor Muri, 4000 Lebih anak PAUD di Jambi, Menari Zapin Berayun
Foto lain juga menunjukan Jonny berpose dengan Presiden RI Joko Widodo.
Selain itu Jonny juga pernah mengunggah foto menggenakan Baret layaknya aparat.
Diketahui baret yang dikenakan Jonny pada foto itu adalah Baret GP Nasem.
Kesimpulan penyelidikan kelompok pemberontak tersebut disampaikan salah satu pentolan KKB melalui media soal Facebook.
Akun Facebook King Jems Westlan membeberkannya pada Rabu (5/12/2018) lalu.
"Ternyata seorang Jonny Arung adalah Kopassus dari bawahannya Prabowo Subianto, sehingga Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (kelompok pemberontak) mengambil sikap menembak mati 24 orang itu murni tentara aktif TNI/Kopassus," tulis akun King Jems Westlan.
Begitu pula dengan unggahan foto dan caption dari akun bernama Pace Gimbal. Akun ini menulikan hal berikut.
"Jonny Arung, yang selamat dari penembakan Angkatan Bersenjata Nasional Papua Barat dari organisasi Papua Merdeka (tpnpb / OPM) di curigai, Papua Barat, yang di klaim oleh warga sipil, ternyata bohong, jonny adalah aparat militer Indonesia... Ini adalah foto-fotonya."tulis Akun Pace Gimbal.
Baca: Serunya Vlog Ganjar Pranowo di Tribun Jambi, Bicara Kuliner Jambi, Ajak Guyon Peserta Mobile Legend
Berikut unggahan dari Akun Facebook Pace Gimbal.
Berikut vidonya:
Baca Juga:
VIDEO: Usai Pelantikan, Ganjar Pranowo Langsung Wakafkan Pengda KAGAMA Jambi pada Pemerintah
Ustadz Abdul Somad Tanggapi Tentang Cebong dan Kampret, Ungkap Juga Alasan Tak Ikut Reuni 212
Suami Jadi Korban Pembantaian KKB di Nduga Papua, Sang Istri Histeris, Ini Kata Terakhir Suaminya
Dalam unggahan tersebut juga dijelaskan bahwa 10 orang yang selamat dalam insiden penembakan memang sengaja di bebaskan.
Alasan pembebasan tersebut lantaran mereka dianggap sebagai warga sipil.
Sementara pekerja yang ditembak secara masal di Nduga di klaim kelompok pemberontak sebagai anggota TNI yang menyamar sebagai warga sipil.
//