Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dinas P3AP2KB Tanjab Barat Sosialisasikan Program KB dan Pelayanan KB untuk Keluarga Miskin

Dinas P3AP2KB Tanjab Barat adakan pertemuan program keluarga berencana, Pelayanan KB bagi Keluarga Miskin.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Heny Ambok Tuo, Selaku pemateri yang sekaligus Sekretaris Dinas P3AP2KB (yang berdiri sendiri pakai batik) berfoto bersama dengan peserta. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Tingkatkan pengetahuan masayarakat dan petugas tentang keluarga berencana, Dinas P3AP2KB Tanjab Barat adakan pertemuan program keluarga berencana, Pelayanan KB bagi Keluarga Miskin (gardu Kencana) Selasa (27/11).

Pertemuan ini dilaksanakan di Hotel Arriyadh, Kuala Tungkal oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB ) Kabupaten Tanjab Barat.

Gunawan, selaku panitia menyebutkan kegiatan ini melibatkan sekitar 50 peserta dari masyarakat lintas sektor. Diantaranya kepala puskesmas, bidan praktek swasta, tokoh adat, tokoh masyarakat, LSM, TNI dan Polri.

Baca: Agus Roni : Caleg Partai Pendukung Harus Pakai Atribut Presiden

Gunawan sebut tujuan dilaksanakannya kegiatan dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan semua pihak yang terlibat dalam meningkatkan capaian kepesertaan Keluarga berencana (KB).

"Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan petugas, dokter praktek swasta, dan tokoh masyarakat dalam meningkatkan capaian kepesertaan KB, terutama KBMKJP ," katanya.

Sementara itu, Heny Ambok Tuo, Selaku pemateri yang sekaligus Sekretaris Dinas P3AP2KB menyampaikan keinginannya melalui seminar ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan pola hihup keluarga berencana.

Baca: Cara Caleg Jambi Raih Suara Pemilih, Mulai Bagikan Kalender hingga Dekati Ibu-ibu Pengajian

Kepada peserta, Ketua Darma wanita itu juga mengajak agar masyarakat melalui peserta dapat mengikuti program Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Dimana yang semula hanya menggunakan pil ataupun kondom, saat ini dapat menggunakan KB MKJP.

"Kalau kita mengikuti KB MKJP itu kan lebih efektif, keberhasilannya lebih tinggi dibanding dengan kontrasepsi-kontrasepsi yang lain," ungkapnya.

Sebagai pemateri, Heny menyampaikan beberapa hal diantaranya mengenai alat-alat kontrasepsi yang ada di lapangan. Di anataranya seperti pil, suntikan, IUD, implan.

Disampaikannya apabila masyarakat hendak memasang implan, IUD, dapat menghubungi koordinator di lapangan, penyuluh lapangan (PL) KB secara gratis.

Baca: VIDEO: Detik-detik Tim Kejaksaan Negeri Geledah Dinas Damkar Sarolangun

Dia mengharapkan ke depannya capaian kontrasepsi MKJP lebih meningkat bila dibandingkan dengan kontrasepsi menggunakan pil, suntikan ataupun kondom.

kepada masyarakat pun diajak berfikir objektif terhadap pemikiran banyak anak banyak rejeki. Artinya banyak anak banyak masalah. Dia mencontohkan dengan pendapatan yang akan dibagikan kepada anaknya.

"Masyarakat harus bepikir objektiflah, kalau banyak anak artinya banyak masalah pasti kan. Dengan pendapatan kita yang misalnya tadinya RP 1 ribu dibagi 11 beda dong Rp 1 ribu dibagi dua atau dibagai tiga," imbaunya.

Dilanjutkannya, sehingga masyarakat bisa memprogramkan anak sesuai kb, dua anak lebih baik diharapkan orangtua dapat mendidik anak hingga pada pendidikan yang lebih tinggi, lebih baik.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved