Penyalahgunaan Narkotika

Pasangan Suami Istri Berhadapan dengan Tiang Gantungan Atas Dugaan Perdagangan Narkoba

Sepasang suami istri terancam menghadapi hukuman mati atau penjara seumur hidup jika terbukti bersalah melakukan perdagangan

Pasangan Suami Istri Berhadapan dengan Tiang Gantungan Atas Dugaan Perdagangan Narkoba
Sinarharian.com
Suami isteri ini dituduh mengedar narkoba jenis heroin di rumah mereka dekat Taman Bandar Baru, Sungai Lalang 15 November lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PETANI - Sepasang suami istri terancam menghadapi hukuman mati atau penjara seumur hidup jika terbukti bersalah melakukan perdagangan narkoba jenis heroin 150 gram, pada 15 November lalu.

Mereka, Mohd Firdaus Mohd Zamri, 35, dan Safina Ismail, 31, didakwa di Pengadilan Negeri Sungai Petani, melakukan tindakan penyalahgunaan narkoba di rumah mereka di Taman Baru Baru Sungai Lalang.

Menurut dakwaan, pada 15 November, pukul 9.30 pagi mereka secara bersama-sama melakukan perdagangan heroin.

Baca: Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Pembunuhan dan Penjualan Tubuh Manusia

Mereka dituntut berdasarkan Pasal 39B (1) (a) Undang-Undang Obat Berbahaya (ADB) 1952 dan dapat dihukum berdasarkan Pasal 39B (2) dari Undang-Undang yang sama dan dibaca bersama dengan Pasal 34 KUHP.

Jika terbukti bersalah, hukuman mati atau hukuman mati dan 15 hukuman cambuk (jika tidak dieksekusi) dapat dijatuhkan.

Tuntutan disampaikan Wakil Jaksa Penuntut Umum Geetha Jora Singh di hadapan Majelis Hakim Mohamad Fared Abd Latif.

Pada saat bersamaan, pasangan itu juga dituntut berdasarkan Bagian 12 (2) dari ADB 1952 (Amandemen 1983) dan dapat dihukum berdasarkan Pasal 39A (2) dari Undang-Undang yang sama untuk kepemilikan 10 gram heroin.

Hukuman penjara tidak kurang dari lima tahun atau seumur hidup dan minimal 10 kali hukum cambuk jika terbukti bersalah.

Kedua terdakwa mengangguk setelah tuduhan dibacakan dan bersikap tenang ketika dibawa keluar setelah mendengar tuntutan.

Pengadilan tidak menerima jaminan apapun hingga sidang vonis 13 Januari 2019.

Baca: VIDEO: Pengasuh Anak Ini Tak Bisa Berkelit setelah Rekaman CCTV Perlihatkan Tindakannya

Baca: 11 Alasan Terjadinya Pelecehan Seksual, dari Korban Mudah Ditaklukkan Hingga Faktor Kemiskinan

Sumber: Sinarharian.My

Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved