11 Alasan Terjadinya Pelecehan Seksual, dari Korban Mudah Ditaklukkan Hingga Faktor Kemiskinan
Kasus pelecehan seksual akhir-akhir ini banyak terungkap ke permukaan. Kejadiannya bisa dimanapun bahkan dalam lingkungan
Penulis: Fifi Suryani | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - Kasus pelecehan seksual akhir-akhir ini banyak terungkap ke permukaan. Kejadiannya bisa dimanapun bahkan dalam lingkungan profesional sekalipun. Terjadi setiap hari di tempat kerja, jalan, bahkan rumah sendiri.
Pelaku pelecehan bisa orang lain yang tidak dikenal, namun tidak sedikit juga yang berasal dari kerabat terdekat. Tidak hanya wanita, pria pun mulai banyak menjadi sasaran pelecehan. Namun faktanya tetap saja wanita lebih sering menjadi sasaran pelecehan seksual dibandingkan pria.
Baca: GALERI FOTO: Tujuh Langkah Memberi Tampilan Baru di Kamar Tidur Anda
Dilansir Klikdoktercom, dr. Dyah Novita Anggraini menjelaskan beberapa jenis pelecehan seksual. Menurut dr. Dyah bentuk pelecehan seksual ini sangat luas, bisa meliputi:
1. Main mata atau pandangan yang menyapu tubuh, biasanya dari atas ke bawah.
2. Siulan nakal dari orang yang dikenal atau tidak dikenal.
3. Bahasa tubuh yang dirasakan melecehkan, merendahkan dan menghina.
4. Komentar yang berkonotasi seks atau kata-kata yang melecehkan harga diri, nama baik, atau pencemaran nama baik.
5. Mengungkapkan gurauan-gurauan bernada porno.
6. Bisikan bernada seksual.
7. Menggoda dengan ungkapan-ungkapan bernada penuh hasrat.
8. Komentar/perlakuan negatif yang berdasar pada gender.
Baca: Bertemu Hantu di Mal, Bocah Ini Reflek Membaca Ayat Kursi. Lihat Ekspresi si Hantu
Baca: Ayah Tak Mampu Membendung Nafsu, Bayi Umur 4 Hari Jadi Penghuni Panti Asuhan
9. Perilaku meraba-raba tubuh korban dengan tujuan seksual, seperti cubitan, colekan, tepukan, atau sentuhan di bagian tubuh tertentu.
10. Pemaksaan berhubungan seksual dengan iming-iming atau ancaman agar korban bersedia, sampai terjadinya perkosaan.
Penyebab terjadinya pelecehan seksual
Terdapat beberapa penyebab mengapa pria melakukan pelecehan terhadap wanita, seperti: