Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Pembunuhan dan Penjualan Tubuh Manusia

Dalam sidang menyusul penangkapannya, tersangka pria dikabarkan mengaku telah membunuh 20 perempuan

Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Pembunuhan dan Penjualan Tubuh Manusia
Ist
Ilustrasi mutilasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MEXICO CITY - Kepolisian Meksiko saat ini tengah menyelidiki pasangan suami istri yang membawa bagian tubuh manusia dengan menggunakan kereta bayi.

Keduanya ditangkap karena diduga potongan tubuh itu terkait dengan setidaknya 10 kasus pembunuhan.

Baca: Andai si Hijau Bisa Bicara, Dia Pasti Menuntut Keadilan Masihkah Kamu Membutuhkanku

Dalam sidang menyusul penangkapannya, tersangka pria dikabarkan mengaku telah membunuh 20 perempuan di pinggiran Mexico City.

Polisi menemukan potongan-potongan tubuh itu di apartemen pasangan tersebut dan di sebuah properti tak jauh dari sana.

Potongan-potongan tubuh itu disimpan di dalam ember yang diisi semen dan di dalam lemari pendingin.

Aparat penegak hukum mengatakan, pasangan tersebut menjual potongan-potongan tubuh itu meski belum diketahui pembelinya.

Para tetangga tersangka mengatakan kerap menyaksikan pasangan tersebut mendorong kereta bayi tempat polisi menemukan potongan tubuh manusia.

Baca: Sidang Kasus Embung Sungai Abang, Ahli Konstruksi ITB: Potensi Fail Bangunan Ini Sangat Tinggi

Polisi melakuan pencarian setelah seorang perempyan Nancy Huitorn (28) dan bayinya yang baru berusia dua bulan Valentina menghilang pada September lalu.

Nancy Huitron hilang bersama bayinya usai mengantarkan kedua putrinya ke sekolah.(EDOMEX Prosecutors Office )
Nancy Huitron hilang bersama bayinya usai mengantarkan kedua putrinya ke sekolah.(EDOMEX Prosecutors Office ) ()

Nancy Huitron menghilang pada 6 September lalu bersama bayinya itu setelah mengantar dua putrinya yang lain ke sekolah.

Saat kedua putri Nancy tak kunjung dijemput saat pulang sekolah, seorang tetangga melapor ke polisi.

Halaman
12
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help