Penangkapan Pengedar Narkoba

Dua Pengedar Ganja Antarprovinsi Diperiksa Intensif Satresnarkoba Polresta Jambi

Dua tersangka pengedar narkotika jenis ganja antarprovinsi yang diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi, belum lama ini,

Dua Pengedar Ganja Antarprovinsi Diperiksa Intensif Satresnarkoba Polresta Jambi
TRIBUN JAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI
Pengirim ganja 3,3 Kg diamankan di Bandara Sultan Thaha Jambi. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua tersangka pengedar narkotika jenis ganja antarprovinsi yang diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi, belum lama ini, masih diperiksa intensif oleh penyidik.

Kasat Resnarkoba Polresta Jambi, Kompol Priyo Purwanto mengatakan, pihaknya saat ini sudah memulai proses pemberkasan terhadap kedua tersangka.

"Proses pemberkasannya sudah berjalan. Dalam waktu dekat jika sudah rampung akan kita limpahkan ke jaksa," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (31/8).

Baca: Pencinta Alam Tolak Pembangunan Tangga ke Gunung Tujuh

Ia mengatakan, saat ini, pihaknya juga masih melakukan pengembangan terhadap kasus pengiriman ganja ini. Pasalnya, pengakuan dari satu diantara tersangka, barang haram tersebut didapatkannya dari Padang, Sumatera Barat.

"Masih dalam pengembangan lebih lanjut," singkatnya.

Untuk diketahui, dua tersangka yang diamankan adalah Ahmad Sutiyono alias Atoy, warga Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Dia sebagai pemesan barang haram ganja 3,3 kg. Lalu, Rio Herwindo warga Bayung Lincir, Sumatera Selatan ini sebagai pengirim ganja.

Terhitung, Rio sudah mengirim ganja ke luar provinsi melalui jalur udara sudah tiga kali. Dua kali ke Cirebon dan sekali ke Bekasi. Kedua tersangka terancam UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 12 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, narkoba jenis ganja seberat 3,3 kg ini hendak diselundupkan dengan tujuan Jambi-Losari dipaketkan dalam kotak kardus kopi. Pengiriman itu menggunakan jasa antar J&T Jambi, yang kemudian dikirim oleh dua orang kurirnya ke Cargo Bandara Sultan Thaha.

Baca: VIDEO: Kejari Sarolangun Musnahkan Ganja dan Senjata Rakitan

Baca: Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Cabai Merah Turun jadi Rp 18 Ribu/kg

Paket itu, terdeteksi mesin Xray petugas Avsec Cargo Bandara Sultan Thaha. Oleh petugas pengamanan langsung melakukan pengecekan secara manual. Ternyata, terdapat tiga paket besar ganja kering beserta belasan bungkus kopi.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved