Benarkah Soeharto Pernah Ditampar Kopassus? Ada Beberapa Versi Cerita
Banyak pahlawan yang berjasa namun nasibnya tidak sebaik mereka yang yang namanya dikenang dan dimakamkan di tempat terhormat.
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
Versi lain juga menyebutkan bahwa sesampainya di lapangan terbang, Alex Kawilarang langsung menanyakan keberadaan komandan Brigade Mataram itu dan merasa semakin kesal karena anak buah Soeharto malah pergi melarikan diri.
Setelah berhasil menemukan si letkol, barulah Kawilarang melayangkan tamparannya.
Klarifikasi Kolonel Kawilarang
Banyaknya versi insiden tersebut membuat para pecinta sejarah penasaran dan mencari kebenarannya.
Sampai suatu hari wawancara khusus dengan Kolonel (purn) Alex Kawilarang terkuak.
Saat itu Kawilarang malah menyatakan hal yang sebaliknya.
Menurutnya bukan dia yang melakukan penamparan melainkan Letkol Soeharto pada Letnan Parman.
Waktu itu Soeharto berencana menyelundupkan beberapa mobil hasil rampasan.
Usaha tersebut gagal karena diketahui oleh Letnan Parman yang memang bertanggungjawab atas keamanan pelabuhan Makassar.
Sang letnan langsung mencegah Soeharto, tatapi alih-alih merasa bersalah Letkol Soeharto langsung marah dan menampar Parman.
Namun menurut logika, kira-kira apa yang akan dilakukan Kawilarang sebagai atasan saat mengetahui kejadian itu?
Apakah mungkin dia hanya diam saja?
Yang pasti banyak pihak yang beranggapan wajar saja Kolonel Kawilarang menampar bawahannya itu karena bukan rahasia lagi bila Soeharto dikenal sebagai tentara yang nakal.
Belum lagi banyak spekulasi yang muncul tentang ketidakpuasan Kawilarang pada kinerja pemerintah saat rezim Soeharto yang semankin menguatkan anggapan tentang ketidakharmonisan hubungan kedua orang ini.
Baca: Telan Kapal Hingga Sedot Pesawat, Mungkinkah Fenomena Alam di Segitiga Bermuda?
Baca: Kisah Praka Soeprapto, Prajurit Kopassus yang Lengannya Tertembak di Aceh
Komando Territorium III (Kesko TT-III) Siliwang Menjadi Kopassus