Benarkah Soeharto Pernah Ditampar Kopassus? Ada Beberapa Versi Cerita
Banyak pahlawan yang berjasa namun nasibnya tidak sebaik mereka yang yang namanya dikenang dan dimakamkan di tempat terhormat.
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
Saat menjabat Panglima TT III/Siliwangi, Kawilarang merintis pembentukan Kesatuan Komando Territorium III (Kesko TT-III) Siliwang bulan April 1951.
Kesatuan inilah yang kelak menjadi Kopassus.
Walau merintis pasukan elite tersebut, baru tahun 1999 Kawilarang diterima menjadi warga kehormatan Kopassus.
Hal ini baru bisa dilakukan setelah Soeharto lengser.
Kawilarang pernah dianggap bersalah telah menyeberang ke pihak PRRI/Permesta yang saat itu memberontak pada pemerintah Jakarta.
Tapi Soekarno kemudian mengeluarkan abolisi walau memberikan sanksi pangkat Brigjen Kawilarang diturunkan menjadi Kolonel.
Kawilarang kemudian memilih mengundurkan diri dari TNI.
Padahal bersama Nasution, Kawilarang banyak memberikan saran dalam membangun TNI.
Saat Orde Baru, hubungan Kawilarang dan Soeharto tetap kurang harmonis.
Soeharto rupanya belum lupa pernah ditempeleng.
Maka Kawilarang hidup sebagai pengusaha. Dia meninggal 6 Juni 2000, pada usia 80 tahun.
Dia dimakamkan di taman makam pahlawan Cikutra, Bandung.
Berbagai Sumber