PPDB
Dibuka Pendaftaran 779 Siswa untuk SMP Negeri di Kota Jambi, Hanya 51 Siswa yang Daftar
Meskipun Pemerintah Kota Jambi sudah membuka pendaftaran penerimaan siswa baru di beberapa SMP negeri di Kota Jambi.
Penulis: Rohmayana | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meskipun Pemerintah Kota Jambi sudah membuka pendaftaran penerimaan siswa baru di beberapa SMP negeri di Kota Jambi. Namun peluang tersebut rupanya tidak terlalu dimanfaatkan oleh siswa untuk mendaftar. Padahal, ada 18 SMPN yang membuka peluang baru baru 779 siswa untuk sekolah di SMPN. Namun hanya 51 siswa yang mendaftar.
Sehingga masih banyak sekolah yang kosong dan minim siswa. Ruang kelas yang kosong berkisar antara 1 hingga 3 ruang kelas.
Baca: Sidang Tuntutan Kasus Dugaan Money Politics Ditunda, Ini Sebabnya
Hal ini disampaikan oleh Bambang, Plt Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi bahwa dari jumlah siswa yang hanya mendaftar sebanyak 51 orang tersebut masih banyak kelas yang masih kosong dan kekurangan siswa.
“Kita sudah memberikan kesempatan bagi siswa sekolah di SMP Negeri dan ini juga komitmen Pak Walikota agar siswa sekolah di sekolah negeri. Namun setelah 3 hari kita buka pendaftaran, hanya 51 siswa yang mendaftar. Mungkin sudah banyak yang masuk ke sekolah swasta. Artinya, semua yang mendaftar langsung lulus dan bisa belajar. Meskipun banyak ruang kelas yang masih kosong,” jelasnya.
Dikatakan Bambang bahwa ada beberapa sekolah yang ruang kelasnya masih kosong. Seperti SMPN 20 yang masih ada 1 ruang kelas yang kosong, SMPN 23 yang masih ada 2 kelas yang kosong. Juga SMPN 3 yang masih kosong 1 kelas, SMPN 21 masih ada 1 kelas yang kosong. Bahkan untuk SMPN 13 ada 3 kelas lagi yang masih kosong.
“Sebenarnya masih banyak kesempatan bagi siswa untuk sekolah di sekolah negeri. Ada banyak sekolah yang ruang kelasnnya kosong. Namun sebagian besar berada di daerah perbatasan. Ada juga yang di kawasan seberang Kota Jambi seperti SMPN 3 dan SMPN 13 yang juga minim jumlah siswanya,” katanya.
Baca: KPU Tanjabtim Beri Waktu Bacaleg Perbaiki Berkas
Baca: Meditasi di Vihara Sakyakirti akan Rutin Digelar, Terbuka Untuk Umum
Sementara itu, Abdullah Taif Ketua Komisi IV DPRD kota Jambi mengatakan bahwa sebelumnya sosialisasi untuk penerimaan ulang siswa baru sudah cukup dilaksanakan oleh dinas pendidikan kota Jambi. Hanya saja pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kurangnya peminat siswa untuk sekolah di SMP negeri.
"Padahal peluangnya sudah begitu banyak kita buka contohnya dari 779 kuota yang disiapkan hanya 51 siswa yang mendaftar. Artinya kita belum mengetahui penyebabnya apa karena siswa sudah mendaftar di sekolah swasta atau minat siswa yang rendah untuk sekolah di SMP Negeri," kata Taif.
Menanggapi hal ini, komisi IV DPRD kota Jambi akan melaksanakan hearing bersama dinas pendidikan kota Jambi. Karena berdasarkan laporan banyak siswa yang tidak mem ferivikasi bahan saat sudah dinyatakan lulus.
"Rencananya Kamis (26/7) kita akan laksanakan hearing, sehingga bisa mencari solusi dari permasalahan ini," katanya.
Sementara itu, untuk sekolah yang masih kekurangan siswa pihaknya akan meminta dengan disdik kota Jambi agar kembali membuka pendaftaran. "Misalnya kemarin dilakukan pendaftaran di dinas pendidikan maka besok pendaftaran akan kita usulkan di sekolah yang masih kekurangan siswa," katanya.
Baca: Timsel Cek Persiapan Tes CAT Panwaslu Kota/Kabupaten
Baca: Triwulan ke-23 - DPKAD: 850 Miliar Anggaran Sudah Terserap
Baca: Persiapan Atlet Menunggu Porprov - Latihan Terus, Kapan Perangnya?